close

10 Cara Mengawinkan Kucing Anggora Dengan Kucing Kampung

10 Cara Mengawinkan Kucing Persia Yang Baru Kenal  | Kucing serupa saja dengan manusia, mereka juga memiliki birahi terhadap lawan jenisnya. Birahi tersebut merupakan naluri alami kucing yang membantunya dalam rangka berkembang biak.

 

Cara Mengawinkan Kucing Anggora Dengan Kucing Kampung
Cara Mengawinkan Kucing Anggora Dengan Kucing Kampung

 

Tetapi kadang kala birahi tersebut tak bisa di salurkan. Bukanya kita sebagai pemilik tak mengijinkannya, hanya saja kita tak memiliki kucing lainnya yang berlawanan jenis kelaminnya untuk di kawinkan dengan kucing peliharaan kita.

Di sisi lain kita tak dapat melakukan steril sebab dana di dompet menipis dan ada kebutuhan lain yang mesti di dahulukan untuk di penuhi atau mungkin kita memang tak ingin si kucing di sterilkan. Sementara bila kita tak mengawinkan kucing, bisa jadi si kucing mengalami stress.

Akhirnya kita pun memutuskan untuk memilih alternatif lain yakni mengawinkan kucing Anggora kesayangan kita dengan kucing kampung. Pilihan ini tak buruk dan malah bagus di mata saya sendiri sebagai pecinta kucing.

Cara ini selain dapat meredam birahi kucing, nantinya kita juga akan mendapatkan anak kucing yang lucu nan imut yang membuat suasana dalam rumah menjadi semakin ramai. Sebelum mengawinkan kucing yang jadi pertanyaan bagaimanakah cara mengawinkannya ?

Nah untuk mengetahuinya kamu dapat melihat penjelasan anggora selengkapnya di bawah ini. Simak sampai akhir ya.

 

10 Cara Mengawinkan Kucing Anggora Dengan Kucing Kampung

Mengawinkan kucing Anggora dengan kucing kampung tidaklah begitu sulit. Caranya sama saja dengan cara mengawinkan kucing yang biasanya. Hanya saja di sini kita akan mengawinkan antara kucing jenis ras anggora dengan kucing kampung. 

Jika kamu ingin mengawinkan kucing kampung dan anggora tapi tak tahu bagaimana caranya, kamu dapat mengikuti langkah mengawinkan kucing yang ada di bawah ini :


1. Cari Tahu Apakah Kucing Memang Birahi

Akan percuma kalau kita sudah susah payah mengawinkan kucing namun ternyata salah satu kucing tidaklah sedang birahi. Karena perkawinan antar kucing bisa jadi gagal karena kucing lainnya menolak perkawinan.

Kegagalan ini terjadi karena kucing yang tak birahi marah dan berkelahi kepada kucing yang hendak mengawininya. Karena itulah penting bagi kita mengetahui apakah kucing memang benar-benar sedang birahi atau tidak.

Supaya dapat mengetahuinya kamu dapat melihat beberapa ciri dari kucing jantan dan betina yang sedang birahi di bawah ini :

Ciri Dari Kucing Jantan Birahi

  • Sering mengeong dan suara meongannya sangat keras

  • Meongannya seolah seperti sedang menyanyi atau memanggil-manggil

  • Suka mengejar betina yang tampak di hadapannya

  • Suka menggigit bagian belakang leher ( tengkuk ) betina

  • Yang tadinya makannya normal kini menjadi malas makan

  • Suka keluar rumah dan jarang pulang

  • Yang tadinya baik menjadi senang berkelahi dengan kucing lain

  • Sering kali mengendus pantat kucing betina yang di jumpainya

  • Aktivitas sraying ( menyemprotkan cairan urin sembarangan )


Ciri Kucing Betina Birahi

  • Menjadi lebih manja ke tuannya atau manusia lain yang di temuinya

  • Mengeong keras dengan sering dan intonasi meongan seperti menyanyi

  • Senang menyodorkan pantatnya ke jantan yang dia sukai

  • Berguling-guling di depan jantan yang dia sukai

  • Spraying atau hobi kencing sembarangan


Bila kamu mendapati bahwa kucing  peliharaan kamu benar-benar sedang birahi maka langkah selanjutnya adalah mengecheck kondisi kesehatan kucing


2. Pastikan Kucing Sehat

Penting bagi kita untuk memastikan bahwa kedua kucing yang hendak akan kita kawinkan dalam kondisi primanya dan tak terjangkit virus tertentu. Sebab jikalau kita tak memastikan kucing sehat dan ternyata saat di kawinkan ada salah satu kucing yang terjangkit penyakit berbahaya.

Maka perkawinan bisa saja gagal akibat salah satu atau kedua kucing yang akan di kawinkan malah jatuh sakit atau bahkan mati akibat kelalaian kita. Itulah mengapa penting bagi kita memastikan kucing sehat dan tak terjangkit virus atau penyakit berbahaya sejenisnya.

Jika ternyata setelah di check kucing mengidap penyakit calici dan panleukopenia maka kamu dapat mengobatinya dengan cara alami. Caranya dapat kamu lihat dengan mengklik di sini dan di sini.


3. Tentukanlah Waktu Perkawinan

Setelah selesai dengan pemeriksaan kesehatan langkah selanjutnya adalah menentukan kapan kucing anggora kita akan di kawinkan dengan kucing kampung. Tentukanlah waktu yang tepat. Yakni waktu di saat kedua kucing sedang dalam masa birahi.

Dengan menentukan waktu yang tepat rasio keberhasilan perkawinan akan semakin tinggi dan perkawinan akan mudah di lakukan antara kucing anggora peliharaan kita dengan kucing kampung tersebut.

 

4. Perkenalkan Kucing Antara Satu Sama Lain

Kucing sama saja dengan manusia, sama-sama tak akan mau kawin dengan pejantan atau betina lain yang asing baginya. Saat pertama kali di perkenalkan atau di pertemukan satu sama lain, kemungkinan besar kucing akan berkelahi.

Untuk membuat mereka saling mengenal dan tak merasa asing. Kamu daoat meletakkan mereka dalam satu kandang yang memiliki sekat. Namun pastikan sekat tersebut berlubang sehingga mereka dapat memandang satu sama lain.

Atau kamu bisa juga membiarkan mereka berkeliaran bebas di dalam rumah. Saat mereka bertemu kemudian bertengkar biarkan saja, selama pertengkaran tersebut hanyalah adu mulut bukan saling terkam.

Dibutuhkan waktu seminggu lebih agar kedua kucing saling mengenal dan mulai akur.

Perkenalan juga di lakukan untuk membuat kucing baru akur dengan kucing lainnya. Lihat penjelasan cara mudah membuat kucing akur di sini.

 

5. Satukan Kucing Dalam Tempat Yang Sama

Setelah selesai memperkenalkan kucing satu sama lain dan kucing mulai saling mengenal maka langkah selanjutnya adalah menempatkan kucing dalam kandang yang sama ataupun di biarkan bebas di dalam rumah.

Seiring berjalannya waktu kedua kucing akan semakin akrab dan ketika kucing saling menerima satu sama lain maka nantinya akan terjadi perkawinan secara alami. Biasanya ini terjadi dalam waktu seminggu atau di atas semingguan.


6. Pisahkan Kedua Kucing

Jikalau cara kelima masih saja tak berhasil untuk membuat kucing saling tertarik maka langkah selanjutnya adalah memisahkan kedua kucing agar nantinya mereka saling mencari satu sama lain karena merasa kehilangan.

Pisahkan kucing dalam kandang atau tempat yang berbeda sehingga mereka berdua tak dapat melihat satu sama lain. Pertemukan kemudian pisahkan setiap harinya dengan rutin. Berhasilnya cara ini akan di tandai dengan sikap tertentu dari kedua kucing.

Yakni keduanya akan saling mengeong seolah memanggil kucing lainnya. Suara meongan kucing yang merasa kehilangan biasanya suaranya tinggi dan memiliki intonasi berbeda saat ia mengeong biasa.

Selain karena merasa kehilangan, meongan kucing juga dapat memiliki arti lain. Ketahui apa saja artinya dengan mengklik di sini.

 

7. Lihat Apakah Kucing Sudah Saling Suka

Perhatikanlah apakah kucing sudah mulai saling suka dengan memperhatika beberapa kebiasaan yang tampak antara kedua kucing tersebut. Sewaktu kucing saling suka bisanya keduanya akan menunjukkan beberapa ciri seperti di bawah ini.

  • Seringkali menjilati satu sama lain

  • Saling mengeong saat kehilangan satu sama lain

  • Saat berdekatan mereka tak bertengkar

  • Tak dapat di pisahkan ( Saat di pisahkan, kucing yang lainnya akan mengejar kucing yang akan kita pisahkan dengannya )

 

8. Tahap Perkawinan

Pada tahap perkawinan, kucing yang tadinya saling suka akan mulai melakukan perkawinan. Kucing yang siap kawin umumnya menunjukkan perilaku seperti berikut ini.

  • Kucing jantan senang mengejar dan mengendus pantat si betina

  • Kucing betina saat ada di hadapan pejantan yang di sukainya akan menaikkan pantatnya dan berguling guling untuk menarik perhatiannya 

Saat kucing kawin sebaiknya biarkan mereka melakukan perkawinan sebanyak yang mereka mau. Dalam sehari perkawinan yang di lakukan kucing adalah maksimal 5 kali dalam sehari.

Baca juga cara mengawinkan kucing persia dengan kucing yang tak di kenalnya dengan mudah di sini.

 

9. Pertanda Kucing Berhasil Kawin

Umumnya kucing yang berhasil kawin, sang betinanya akan sering berguling-guling seperti kepanasan di atas lantai atau tanah. Tak hanya itu kucing betina pun akan mengeong keras saat perkawinan berjalan lancar.

Selanjutnya pantaulah perkembangan perut betina selama beberapa minggu. Bila perkawinan benar-benar berhasil maka kamu akan melihat perubahan ukuran perut kucing. Perut kucing nantinya lama kelamaan akan semakin membesar pertanda bahwa kucing telah hamil.

 

10. Ciri Ciri Kucing Gagal Kawin

Kucing yang gagal kawin umumnya akan mengalami beberapa hal berikut ini :

  • Mengalami stress

  • Hilangnya nafsu makan

  • Jarang atau sulit tidur

  • Nampak sedih dan gelisah

Kucing yang mengalami stress harus segera di atasi. Cara mengatasinya dapat kamu lihat dengan mengklik di sini.


Mungkin itu saja pembahasan mengenai bagaimana cara mengawinkan kucing kampung dan kucing anggora dengan mudah. Dengan adanya artikel ini semoga dapat membantu kamu mengetahui cara yang benar dan mudah dalam mengawinkan kucing kamu.

Serta menambah wawasan kamu dan bisa bermanfaat buat kamu. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke kerabat, teman, pecinta kucing lainnya dan bagikan juga ke akun sosial media kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url