Kenapa Sih Kucing Mati Tubuhnya Kaku ? Ternyata Ini Jawabannya !

Kematian adalah suatu hal yang umum terjadi pada seluruh makhluk yang bernyawa. Ketika ada kehidupan pastinya akan ada yang namanya akhir kehidupan atau yang sering kita di sebut dengan istilah kematian.


Kenapa Kucing Mati Tubuhnya Kaku


Semua makhluk hidup seperti manusia, tanaman , sapi, kucing dan hewan lainnnya pastinya tak akan terlepas dari hal ini. Berkaitan dengan kematian, pastinya hal ini akan membuat kita sedih bilamana yang mengalami kematian tersebut adalah orang yang kita kenal ataupun hewan peliharaan kesayangan kita.

Di samping itu, kita juga akan merasa sedih ketika hewan peliharaan kita seperti anjing atau kucing mengalami tubuh kaku. Bukan cuma itu saja hal ini pun juga akan menjadi sebuah tanda tanya dalam pikiran kita.

Apa yang membuat tubuh kucing kita mati menjadi kaku ? Untuk mengetahui jawaban atas pertanyaan ini maka sobat Anggora wajib membaca tulisan Anggora di bawah ini.


Kenapa Kucing Mati Tubuhnya Kaku

Sebelum melihat kucing kesayangan kita mati, kebanyakan dari kita mungkin tak akan langsung menguburkannya. Ada yang mungkin menangis dahulu beberapa saat untuk melepaskan kesedihannya sebelum menguburkan kucing.

Ada yang lebih dahulu mempersiapkan penguburan yang layak untuk kucing yang tersayamg seperti menyiapkan peti mati, kain pembungkus, lubang makam dan sejenisnya. Ketika waktu telah berlalu beberapa jam setelah kematian kucing, tubuh kucing akan kaku.

Kebanyakan dari pemilik kucing yang masih baru menghadapi kematian tentunya akan bingung jika ini terjadi pada mereka. Mereka bingung kenapa mayat kucing menjadi kaku dan tegang. Krena itulah agar tak bingung akan kondisi ini maka kamu wajib membaca penjelasannya di bawah ini.

 

Rigor Mortis Pada Kucing

Kekakuan pada kucing mati di sebabkan oleh Rigor Mortis. Rigor Mortis atau kekakuan mayat adalah peristiwa di mana otot kucing akan mengalami kekakuan yang terjadi secara bertahap. Fenomena ini adalah sebuah fenomena alami.

Fenomena alami ini terjadi pada banyak hewan termasuk salah satunya adalah kucing. Oh iya bukan cuma hewan saja, manusia pun juga akan mengalami Rigor Mortis ketika mereka telah mengalami kematian.

Terjadinya Rigor Mortis adalah karena adenosin trifosfat ( ATP ), yang berperan dalam relaksasi otot tidak diproduksi lagi setelah tubuh mengalmi kematian. Ketika tingkat ATP menurun, ion kalsium berlebihan masuk ke dalam sel otot, menyebabkan ikatan antara protein otot ( Aktin dan Miosin ) terjadi secara permanen.

Hal ini membuat otot tubuh menjadi kaku yang mana kekakuan ini tak dapat diubah-ubah posisinya. Untuk kucing sendiri, peristiwa Rigr mortis tejadi setelah 2-3 jam setelah kucing mati dan akan mencapai tahap puncaknya sekitar 12-24 jam.

Lalu setelah Rigor Mortis mencapai tahap puncaknya yakni sekitar 12-24 jam maka selanjutnya kekakuan mayat ini akan berkurang dengan sendirinya akibat adanya perubahan zat kimia dalam tubuh.

Perubahan zat kimia dalam tubuh ini biasanya di sebut dengan istilah Livor Mortis yang mana darah akan mulai mengalir ke bagian tubuh yang rendah gravitasi, memberikan warna kebiruan atau keunguan pada area tersebut.

Perlu kamu tahu bahwa kekakuan pada mayat kucing bukanlah sesuatu hal buruk, bukan pertanda kucing menderita penyakit yang sangat parah atau pertanda bahwa kucing mengalami penderitaan bahkan setelah kematiannnya.

Ini cuma hal yang normal bagi tubuh kucing yang telah mati dan juga merupakan suatu peristiwa biologis yang mana wajib terjadi setelah kematian si kucing. Jika kamu masih khawatir akan hal ini dan ragu dengan penjelasan Anggora di atas maka kamu dapat berkonsultasi akan hal ini dengan dokter hewan terdekat di kota kamu.


Lalu Bagaimana Dengan Kucing Yang Mati Tidak Kaku ?

Kenapa kucing mati tidak kaku ? Kucingku matinya tidak kaku kok. Setelah membaca tulisan Anggora di atas, beberapa dari kamu mungkin menyangkal hal ini karena kucing kamu tubuhnya tidak kaku setelah ia mati.

Perlu kamu tahu bahwa Rigor mortis hanya terjadi beberapa jam setelah kematian. Bila kucing kamu masih baru saja kehilangan nyawanya maka hal ini belum terjadi. Ini akan terjadi beberapa jam kemudian setelah kematian.

Beberapa dari kamu yang mengklaim bahwa kucingnya tak kaku stelah mati mungkin tak melihat peristiwa ini terjadi pada tubuh kucing peliharaan kamu di karenakan kamu terburu-buru mengubur mayat kucing sesaat setelah kematiannya.

Jadi, dapat di simpulkan bahwa mereka yang menyangkal bahwa kucingnya tak mati kaku adalah karena pemilik tak melihat hal ini terjadi pada kucingnya dan kekakuan pada kucing terjadi ketika kucing berada dalam peti mati atau kuburan.

 

Mungkin itu saja pembahasan mengenai hal ini. Kini kamu tahu apa penyebab kucing kamu yang mati tubuhnya menjadi kaku. Semoga artikel yang Anggora tuliskan ini bermanfaat huat kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url