Apakah Kucing Persia Benar-Benar Tahan Suhu Dingin ? Ternyata Ini Jawabannya !

Kucing Persia merupakan kucing asal negara Iran. Kucing ini identik dengan wajahnya yang bulat, hidungnya yang pesek, berkaki agak pendek dan berbulu lebat. Selain itu kucing ini pun terkenal dengan sikap ramahnya terhadap manusia dan mudah beradaptasi terhadap sekitarnya.

 

Apakah Kucing Persia Tahan Suhu Dingin

 

Di Indonesia sendiri kucing ini cukup populer untuk di jadikan hewan peliharaan. Karena itulah banyak dari cat lovers yang memelihara jenis kucing ini. Bicara soal kucing Persia, pastinya ada satu hal yang mungkin menjadi pertanyaan dalam hati kita.

Yaitu apakah kucing Persia bisa tahan terhadap suhu udara yang dingin ? Pertanyaan ini muncul mungkin karena kita melihat bahwa kucing ini memiliki bulu yang lebat sehingga kita penasaran apakah dengan bulu-bulu lebatnya ini kucing mampu bertahan di tempat yang memiliki suhu udara yang dingin.

Selain karena hanya sekedar penasaran, pertanyaan ini pun mungkin muncul pada orang yang hendak memelihara kucing namun berada dalam suatu wilayah yang setiap harinya cenderung memiliki suhu udara yang tergolong dingin.

Bagi kamu yang ingin tahu apakah kucing Persia bisa bertahan dalam tempat yang dingin maka kamu wajib membaca tulisan Anggora di bawah ini. Baca hingga akhir ya Good Owners.


Apakah Kucing Persia Benar-Benar Tahan Suhu Dingin ?

Melihat bulu kucing Persia yang bisa di bilang sangat lebat, mungkin kebanyakan dari kita berpikir bahwa dengan bulu kucing yang lebat ini kucing bisa bertahan hidup dalam suhu udara yang sangat dingin. Teteapi apakah benar apa yang kita pikirkan tersebut ?

Apakah kucing memang mampu bertahan di dalam wilayah yang benar-benar memiliki suhu udara dingin ? Kucing pada dasarnya memang mampu bertahan dalam suhu udara yang dingin namun ketahanan tubuh kucing terhadap dingin ini sendiri ada batasnya.

Layaknya manusia, kucing pun memiliki batasannya sendiri. Contohnya bila kita memakai pakaian yang tergolong tebal dan menutupi seluruh tubuh kita maka hal ini memang dapat membuat tubuh terasa hangat dan membantu kita bertahan dalam wilayah yang dingin.

Namun ketika suhu udara terlalu dingin maka pakaian tebal ini tak akan mampu menjaga tubuh tetap hangat dan berimbas pada ketidakmampuan kita untuk bertahan atau tetap berada pada wilayah dingin tersebut.

Jika kita memaksakan diri untuk tetap bertahan di wilayah atau tempat dingin tersebut, yang ada kita malah jatuh sakit atau kehilangan nyawa karena hipotermia. Nah hal ini pun berlaku pada kucing Persia.

Mereka memiliki ketahanan terhadap suhu dingin dalam tingkatan tertentu karena mereka memiliki bulu yang lebat. Namun jika suhu udara terlalu rendah atau sangat amat dingin, tubuh mereka tak akan sanggup menahannya.

Jadi dari apa yang Anggora jelaskan di atas dapat kita simpulkan bahwa kucing Persia memang tahan terhadap udara atau suhu dingin namun hanya pada batas suhu udara tertentu saja.

 

Lalu Berapakah Suhu Yang Terlalu Dingin Untuk Kucing Persia ?

Kucing memang merupakan hewan yang mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya namun jikalau suhu udaranya terlalu dingin mereka tak akan bisa membuat tubuhnya menjadi lebih hangat dengan menggunakan pakaian tebal atau jaket seperti manusia.

Oleh sebab itulah penting bagi kita sang pemilik untuk mengetahui batas suhu dingin yang bisa kucing Persia kita hadapi. Sepengetahuan Anggora, untuk batas suhu udara dingin pada kucing sendiri ada dua yakni :

Suhu Udara Dalam Ruangan 

Kucing tak menyukai suhu yang terlalu dingin meskipun mereka berada dalam ruangan. Batas suhu udara dingin yang bisa kucing tangani dalam ruangan adalah sekitar 50 sampai 60 derajat Fahrenheit atau sekitar 10 sampai 15 derajat Celcius.

Kucing memang bisa menangani suhu udara ini namun bagi kucing suhu udara ini sudah terlalu dingin. Kamu bisa melihat kucing kedinginan dan berusaha untuk mencari tempat panas atau hangat untuk menghangatkan tubuhnya.
 

Suhu Udara Luar Ruangan

Untuk suhu udara di luar ruangan sendiri kucing hanya bisa bertahan dalam suhu 45 derajat Fahrenheit atau 7 derajat celcius. Kucing bisa bertahan dalam suhu ini namun suhu luar ruangan ini sudah terlalu dingin bagi kucing apalagi jika suhunya di bawah itu maka kucing bisa mengalami hipotermia.


Bagaimana Dengan Ruangan Yang Memiliki Air Conditioner, Berapa Suhu Idealnya ?

Jika kamu di rumah memiliki alat pendingin seperti Air Conditioner maka kamu bisa mengaturnya pada suhu tertentu agar kucing Persia tak begitu kedinginan. Suhunya dapat kamu atur sekitar 20-25 derajat celcius dengan kelembapan sekitar 40 hingga 50 persen.

Pada suhu ini kucing Persia tak akan merasa kedinginan serta merasa nyaman. Kamu juga tak perlu khawatir kucing akan sakit karena alat ini selama kamu mengaturnya dengan tepat. Malahan suhu ini di nilai sangat baik untuk kucing Persia. Ini berdasarkan pengalaman cat lover lainnya.


Bagaimana Kita Tahu Kucing Persia Kita Kedinginan ?

Kita memang tak bisa bertanya langsung pada kucing kita apakah ia kedinginan atau tidak namun kita dapat melihat ciri atau perilaku tertentu yang umumnya kucing tunjukkan di saat ia merasa kedinginan. Ciri tersebut antara lain :

  • Tubuh Kucing Gemetaran

  • Detak jantung rendah

  • Tampak Lemas

  • Napas lambat

Bila kamu melihat ciri ini terdapat pada kucing kamu maka sebaiknya segera hangatkan tubuh kucing atau bawa kucing ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan.


Bila Kucing Persia Berada Dalam Suhu Ruangan Yang Ideal Dan Hangat Apakah Kucing Masih Bisa Sakit ?

Meskipun kita sudah mengatur suhu udara ruangan dalam ukuran suhu yang ideal bagi kucing atau mengatur suhu ruangan agar tetap hangat bagi kucing, kucing masih bisa beresiko mengalami sakit seperti flu dan penyakitan pernapasan sejenisnya.

Penyakit ini sebenarnya bukan di karenakan suhu udara dalam ruangan yang tidak cocok dengan tubuh kucing kita namun ini sepenuhnya bisa di karenakan oleh infeksi virus. Penyakit seperti flu dan pernapasan lainnya bisa terjadi karena infeksi ini.

Karena itulah jikalau kamu merasa bahwa tak ada yang salah dengan suhu ruangan di rumah kamu tetapi kucing kamu malah jatuh sakit maka kamu dapat berasumsi bahwa kucing kamu jatuh sakit karena infeksi virus tertentu.

 

Mungkin itu saja pembahasan mengenai apakah kucing Persia tahan suhu dingin dan pertanyaan yang berkaitan dengannya. Dengan adanya artikel ini semoga dapat membantu kamu mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url