3 Penyebab Kucing Terkena Tumor Kulit

Di indonesia, kucing merupakan hewan yang paling banyak di jadikan sebagai hewan peliharaan selain anjing dan burung. Mau itu kucing domestik maupun kucing ras, keduanya terbilang cukup banyak di jadikan hewan peliharaan.

 

Penyebab Kucing Terkena Tumor Kulit
Ilustrasi Kucing Terkena Tumor Kulit Southeasternvet.com

 

Alasan banyak orang di Indonesia yang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan tiada lain karena kucing sangat lucu, hewannya ramah dan perawatan mudah serta biaya perawatannya terbilang cukup rendah. Terutama kucing jenis domestik.

Tetapi sama halnya seperti hewan peliharaan lainnya, kucing juga dapat terserang penyakit meskipun kita telah merawatnya dengan sangat baik. Salah satu penyakit yang mungkin menyerang hewan mungil berkaki empat ini adalah tumor kulit.

Agar kucing tak terserang tumor kulit kita mesti tahu apa saja penyebab yang membuat kucing dapat menderita penyakit ini supaya kelak kita dapat mencegah kucing kesayangan terjangkit. Selain itu agar penyakit kucing tak semakin, kita mesti tahu tindakan apa saja yang mesti kita ambil.

Lalu apa saja penyebab tumor kulit pada kucing ? Baca penjelasan Anggora di bawah ini sampai akhir untuk mengetahui jawabannya.

 

3 Penyebab Kucing Terkena Tumor Kulit

Beberapa penyebab umum yang mempengaruhi kulit sehingga dapat menyebabkan tumor pada kulit kucing adalah sebagai berikut :

1. Kebersihan

Kebersihan merupakan salah satu hal yang bisa mempengaruhi kulit, baik itu bagi kulit manusia maupun bagi hewan peliharaan. Kurangnya kesadaran pemilik untuk menjaga kebersihan bisa menjadi penyebab tumor kulit pada kucing.

Mau itu kebersihan kandang maupun kebersihan tempat di mana kucing berada ataupun tinggal, perlu kita perhatikan. Kita mesti menjaga lingkungan sekitar dan juga kandang ( bila ada ) tetap bersih untuk menjaga kesehatan kulit dan bulu-bulu kucing.

Karena itulah kita di wajibkan secara rutin membersihkan lingkungan atau kandang kucing. Untuk kandang kucing perlu kita bersihkan minimal seminggu sekali atau di saat kita merasa kandang kucing sudah kotor atau sangat kotor.

Sebab kita tinggal bersama kucing maka kebersihan lingkungan tempat kucing tinggal seperti di dalam rumah mungkin sudahlah biasa kita jaga agar tetap bersih dengan menyapu atau mengepel lantai setiap harinya.

Selain menjaga lingkungan dan kandang kucing agar selalu bersih, kita juga wajib membersihkan tubuh kucing dengan memandikannya. Minimal memandikan kucing adalah sebulan sekali dan maksimal adalah 2 kali dalam seminggu.

Jangan memandikan kucing terlalu berlebihan misalnya memandikan tiap 3 hari sekali. Ini bukannya menyehatkan malah akan menyebabkan masalah bulu rontok, kucing bisa demam, stress pada kucing dan lainnya. 

Sewaktu memandikan kucing, kita juga harus memandikannya di waktu yang tak terlalu panas ataupun dingin yakni antara jam 11 hingga jam 1 siang. Jangan memandikan kucing saat malam hari, karena di khawatirkan kucing dapat terkena hipotermia.


2. Lingkungan Out Door

Selain kebersihan kandang dan tempat tinggal, lingkungan outdoor juga ternyata bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti tumor kulit pada kucing. Lingkungan outdoor atau lingkungan di luar rumah yang buruk bisa mempengaruhi kesehatan kucing.

Seperti beberapa limbah atau polusi udara yang bisa berdampak sangat buruk bagi kucing rumahan terutama kucing ras murni. Polusi udara seperti asap pabrik, polusi asap kendaraan bermotor, asap rokok, bau limbah pabrik yang terlalu busuk yang mencemari area sekitar, limpah pabrik yang mencemari air dan polusi sejenisnya.

Dampak polusi ini dapat mengganggu kesehatan kucing dan juga kesehatan kita. Beberapa informasi yang ada menjelaskan bahwa pengobatan tumor dan kanker terbilang lambat. Namun ada beberapa metode lainnya yang telah berkembang yang memungkinkan proses penyembuhan dapat di lakukan dengan cepat.

Seperti pengobatan dengan radiasi dan kemoterapi yang kini dapat di lakukan oleh dokter hewan yang memiliki fasilitas alat kesehatan yang mumpuni. Karenanya bila kamu mendapati kucingmu terkena kanker dan tumor, bawalah ke dokter hewan terdekat.

 

3. Berlebihan Menjilat Tubuhnya

Kucing mandi atau membersihkan tubuhnya dengan menjilati bulu dan kulitnya. Hal ini adalah kebiasaan yang umum dan wajar bagi kucing lakukan untuk membersihkan dirinya dari kuman, bakteri dan parasit yang mungkin menempel di tubuhnya.

Perlu kamu tahu bahwa pada lidah kucing terdapat semacam enzim yang mampu melawan bakteri. Selain itu lidah kucing di ciptakan khusus dengan bentuk kasar semacam sikat yang mampu menyingkirkan kotoran serta mikroorganisme penggangu pada tubuhnya.

Namun lidah ini akan menjadi seperti pedang bermata dua. Bila kucing stress kemudian ada bagian tubuh kucing yang terluka, kucing akan terus menerus menjilatinya. Saat kucing terus menjilati tubuhnya maka ini akan menyebabkan masalah serius pada tubuh kucing.

Seperti luka semakin parah, bulu di sekitar menjadi rontok, iritasi kulit dan bahkan yang terparah adalah bisa menjadi sebab tumor pada kulit kucing.

 

Bagaimana Cara Mencegah Tumor Kulit Pada Kucing ?

Beberapa cara bisa kamu lakukan untuk menjaga kucing kamu tetap sehat dan tak terkena tumor. Untuk mencegah tumor kulit pada kucing beberapa cara di bawah ini bisa kamu coba :

1. Jaga Kebersihan

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah tumor kulit pada kucing adalah dengan menjaga kebersihan. Di mulai dengan menjaga kebersihan kucing dengan rutin memandikannya dengan shampo khusus kucing.

Membersihkan kandang secara teratur, membersihkan rumah, teratur mengganti pasir dan membuang kotoran dalam litter box. Tindakan sederhana ini terbukti mampu menjaga kesehatan kucing, meningkatkan kesehatannya serta kesehatan pemilikn kucing itu sendiri.

 

2. Menggunakan Minyak Ikan

Minyak ikan dapat mencegah berbagai penyakit pada kucing seperti mencegah kanker, mencegah kerontokan dan membantu penyembuhan ginjal. Tak hanya itu, minyak ikan juga di nilai sangat baik bagi kesehatan bulu dan kulit kucing.

Minyak ikan juga memiliki manfaat untuk mencegah dan meminimalkan sel kanker dalam kulit kucing. Untuk memberikan minyak ikan ke kucing kamu dapat menggunakan cara tertentu yang menurut kamu mudah untuk di lakukan.

 

3. Memberikan Multi Vitamin

Yang terakhir yang dapat kita lakukan untuk mencegah tumor kulit pada kucing adalah dengan memberi berbagai suplemen dan multivitamin. Pemberian berbagai multivitamin dan suplemen bertujuan untuk meningkatkan imun tubuh kucing dan memaksimalkan nutrisi kebutuhan kucing.

Pemberian multivitamin harus di lakukan dalam batas wajar dan mesti berhati-hati. Sebab bila kita salah maka dapat menyebabkan keracunan pada kucing. Jikalau kamu awam dan ragu menentukan dosis dan vitamin apa yang baik untuk kucingmu, maka konsultasilah mengenai hal ini ke dokter hewan. 

Dokter hewan akan dengan senang hati memberikan saran vitamin terbaik dan memberitahukan dosis dan cara penggunaan vitamin yang benar.

 

Bagaimana Cara Mengatasi Tumor Pada Kulit Kucing ?

Pengobatan alternatif atau tradisional sampai saat ini di nilai tak mampu mengobati penyakit ini. Sehingga cara terbaik untuk mengatasi tumor pada kulit kucing adalah dengan membawanya langsung sesegera mungkin ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan.

Pengobatan dengan menggunakan terapi radiasi dan kemoterapi mungkin di lakukan untuk mengobati penyakit ini. Selain kedua metode di atas ada juga metode immunoterapi. Metode ini di nilai lebih memberikan harapan kesembuhan yang tinggi di banding terapi radiasi dan kemoterapi.

Metode ini akhir-akhir ini menjadi pusat perhatian para peneliti dan sedang di kembangkan untuk dapat mengatasi penyakit kanker.

 

Apakah Tumor Kulit Kucing Bisa Sembuh ?

Dengan perawatan yang baik dan alat yang tepat, tinggi kemungkinan tumor kulit pada kucing dapat sepenuhnya di hilangkan. Namun biaya yang dibutuhkan tidaklah murah mengingat metode medis yang di gunakan dalam penyembuhan tersebut adalah metode radiasi dan kemoterapi.


Apakah Tumor Kulit Kucing Menular ?

Secara umum kanker ( tumor ganas ) tidaklah menular. Namun sebaiknya hindari paparan langsung dengan kucing penderita untuk menghindari hal-hal yang tak kita inginkan. Kurunglah kucing dalam kandang sebelum membawa kucing berobat ke dokter hewan.

Saat memberikan kucing makan dan minum dalam kandang sebaiknya gunakan sarung tangan dan cuci tangan setelah selesai mengganti makan dan minum kucing yang sakit.

Itulah penjelasan mengenai 3 penyebab kucing terkena tumor kulit. Dengan adanya artikel ini semoga dapat membantu kamu yang ingin tahu mengenai penyebab tumor kulit pada kucing, membantu mencegah tumor di kucing di masa depan dan bagaimana cara mengatasi kucing yang terkena tumor kulit.

Dan semoga menambah wawasan kamu serta bisa bermanfaat buat kamu. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke kerabat, teman, pecinta kucing lainnya dan bagikan juga ke akun sosial media kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url