close

Benarkah Kucing Bisa Sedih Ditinggal Majikan, Ini Penjelasannya

Kucing Sedih Ditinggal Majikan | Layaknya manusia, kucing pun dapat merasakan perasaan sedih, senang, takut, cemas dan emosi lainnya. Sebagai pecinta kucing pastinya kita tahu bagaimana kucing menyampaikan emosinya ke kita ataupun orang-orang sekitarnya. 

 

Kucing Sedih Ditinggal Majikan
Ilustrasi Kucing Sedih Ditinggal Majikan

 

Dalam penyampaian emosinya kucing biasanya akan mengibaskan ekornya, mengeong, mendesis, mengembangkan bulu-bulunya ataupun diam dan lainnya. Lantas bagaimana dengan kucing yang sedih di tinggal majikannya ? Simak penjelasannya oleh anggora di sini.


Kucing Sedih Ditinggal Majikan

Walaupun cat lover selalu bercanda bahwa kucing adalah majikan dan mereka adalah babu kucing. Namun kenyataannya manusia tetaplah majikan. Akan ada saat di mana majikan yang tak bertanggung jawab membuang kucingnya.

Biasanya hal ini di picu alasan ekonomi, keluarga yang tak setuju, keluarga yang diam-diam membuang kucing dan tetangga yang keberatan karena adanya kucing peliharaan. Membuang kucing adalah salah, seharusnya pemilik kucing bukannya membuangnya namun memberikannya pada cat lovers lain untuk di adopsi.

Saat majikan hendak membuang ataupun meninggalkan kucing yang selama ini telah dirawatnya, biasanya kucing akan seolah mengerti bahwa ia akan di buang oleh majikannya. Kucing akan bersedih karena kucing sayang majikannya dan tak ingin berpisah dengannya.

Kucing ingin selalu menjadi seperti kucing lainnya yakni setiap hari kucing mengikuti majikan, kucing melindungi majikan, kucing memijat majikan namun hal itu akn sirna ketika majikannya hendak membuangnya.

Selain bersedih kucing pun bisa menangis. Baca sebab kucing menangis di tengah malam dengan mengklik di sini


Bagaimana Ciri Kucing Sedih Di Tinggal Majikan

Berdasarkan pengalaman dari beberapa cat lovers yang anggora dengar di komunitas, mereka yang hendak membuang kucingnya karena terpaksa biasanya akan mendapati kucingnya dengan ciri-ciri sebagai berikut :

  • Terlihat lemas dan kehilangan semangat

  • Kucing tadinya aktif menjadi pendiam

  • Kucing yang tadinya riang tampak murung

  • Kucing terlihat sedih

  • Kucing lebih banyak tidur

  • Kucing menjadi lebih senang menyendiri

  • Kucing senang bersembunyi

  • Kucing menjauhi pemiliknya ataupun orang rumah lainnya

  • Kucing jadi malas bermain dan lebih banyak memilih berdiam diri

  • Nafsu makan kucing berkurang atau kucing tak mau makan

  • Kucing seolah menatap kita dan memohon untuk tak di buang

  • Yang terparah kucing tiba-tiba sakit

  • Yang terparah lainnya yakni kucing keluyuran dan tak pernah kembali lagi


Biasanya hal-hal di atas terjadi tepat setelah kucing mendengar bahwa kita maupun anggota keluarga kita hendak membuang dan meningalkan dia. Saya sendiri pun sempat heran apakah benar kucing mampu mengerti perkataan manusia dan tak percaya kucing mampu mengerti bahasa manusia.

Namun setelah mendengar pengalaman cat lovers lainnya dan mengalaminya sendiri, saya pun percaya bahwa kucing memiliki emosi sedih dan anehnya mampu mengerti bahasa ataupun perkataan kita ketika kita bicara bahwa kita hendak meninggalkannya ataupun membuangnya.


Apa Yang Mesti Dilakukan Ketika Kucing Sedih Namun Kita Tak Jadi Membuang Atau Meninggalkannya ?

Sewaktu kita tak jadi meninggalkan atau membuang kucing, tingkah laku kucing akan tetap seperti kucing yang sedih, pendiam, kurang semangat hidup dan lainnya. Entah kenapa hal ini akan terus berlanjut walaupun kita tak jadi membuangnya.

Bahkan yang terparah adalah kucing menjadi sakit atau kabur lalu tak pernah pulang lagi kerumah. Untuk mengatasi hal ini caranya cukup mudah, yakni kita meminta maaf ke kucing serta berkata bahwa tak akan mengulanginya lagi.

Mungkin ini terdengar konyol bagi kamu ataupun orang yang bukan pecinta kucing. Tetapi yakinlah kemudian lihatlah apa yang terjadi esok harinya pada kucing kamu. Kucing akan kembali riang atau kembali ke sikapnya yang semula seolah ia paham atas apa yang telah kamu ucapkan di hari sebelumnya.

Kamu kehilangan kucing kamu ? Lihat cara mudah menemukan kucing hilang dengan membacanya di sini.

 

Bagaimana Cara Agar Kita Terhindar Dari Membuang Kucing Peliharaan Kita ?

Carabya cukup mudah sih. Kamu hanya perlu melakukan beberapa hal berikut ini agar nantinya di masa mendatang kamu tak di paksa untuk membuang kucing kesayangan yang kamu pelihara. Berikut beberapa caranya :

1. Pahami Keuanganmu

Pertama pahami betul-betul kondisi keuanganmu sebelum mulai mengadopsi atau memelihara kucing. Bagi kamu yang punya budget pas-pasan bisa memelihara kucing kampung. Namun kalau kamu memiliki dana berlebih maka kamu bisa memilih memelihara kucing ras yang biaya perawatannya lebih mahal jika di bandingkan dengan memelihara kucing kampung.

Pahami dengan baik keuanganmu karena dengan begitu di masa depan kamu tak di paksa untuk membuang kucing kesayanganmu karena kamu kesulitan financial.

Baca seputar informasi kucing kampung dengan membacanya di sini.

 

2. Pelihara Satu Kucing Saja

Pelihara satu kucing saja, jangan memelihara terlalu banyak kucing. Walaupun ada kucing liar yang datang ke tempatmu sebaiknya kamu sekedar memberi makan mereka saja dan tak membiarkan mereka masuk ke rumah.

Jangan karena kamu pecinta kucing kamu sok-sokan ingin memelihara banyak kucing liar atau memelihara kucing karena di mintai tolong oleh orang lain. Kecuali kalau kamu memang kaya ataupun merasa mampu memelihara banyak kucing sekaligus maka hal di atas bukanlah masalah.

Kucing liar mati di rumah erat di kaitkan dengan mitos tertentu. Apa saja mitosnya ? Ketahui dengan mengklik di sini.


3. Pelihara Kucing Jantan Saja

Kucing jantan tak akan cepat berkembang biak layaknya kucing betina yang akan berkembang biak walaupun kita tak mempunyai kucing lain di rumah. Ini di sebabkan kucing betina yang di bebaskan keluar masuk rumah, akan kawin dengan kucing jantan liar yang ada di lingkungan sekitar rumah tanpa sepengetahuan kita.

Akibatnya walaupun kita tak mempunyai kucing jantan di rumah, kucing betina tetap akan hamil dan kelak akan melahirkan banyak anak. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan bila kita memelihara kucing jantan.

Sebenarnya tak masalah ketika kita ingin memelihara kucing betina saja, hanya saja kita harus mengandangkan atau mensterilkannya agar kucing tak sering hamil dan melahirkan. Ini di lakukan agar kelak kita tak kerepotan mengurus anak kucing yang semakin lama semakin banyak.

Seringkali kucing jantan mengeong keras di rumah, apa sih sebabnya ? Baca 7 sebabnya dengan mengklik di sini.


4. Sterilkan Kucing

Demi menghindari kucing yang berkembang biak dan membuat kucing semakin banyak di dalam rumah, sterilisasi kucing wajib di lakukan. Biaya steril kucing bisa di bilang cukup murah yakni sekitar 500 ribuan ke atas untuk kucing ras betina. Sementara untuk kucing ras jantan biasanya berkisar antara 300 hingga 400 ribuan.

Untuk kucing betina kampung, biayanya lebih murah di bandingkan kucing betina ras. Berkisar antara 300 hingga 350 ribuan, harga steril kucing mungkin bervariasi antara satu kota dengan kota lainnya. Namun umumnya harga steril kucing adalah seperti yang saya jelaskan di atas.

Sebenarnya ada cara lain agar kucing tak hamil tanpa steril yakni menghilangkan birahi kucing. Lihat caranya di sini.


Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan kucing sedih di tinggal majikan atau pemilik. Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat silahkan membagikannya ke kerabat, pecinta kucing lainnya ataupun akun sosial media milik kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url