close

9 Ciri-Ciri Radang Tenggorokan Pada Kucing

Ciri-Ciri Radang Tenggorokan Pada Kucing | Radang tenggorokan adalah gangguan yang umum terjadi pada kucing. Gangguan ini pastinya pernah di alami semua kucing, baik itu kucing ras, campuran atapun kucing kampung. Bila radang tenggorokan menyerang kucing maka sebagai pemilik tentunya kita akan berusaha memberikan yang terbaik agar kucing sehat.

 

Ciri-Ciri Radang Tenggorokan Pada Kucing
Ilustrasi Kucing Yang Hilang Suaranya Akibat Radang Tenggorokan


Karena bagi kita kesehatan kucing amat penting. Tidak heran saat kucing mengalami gejala radang tenggorokan, kita akan berusaha memastikan bahwa kucing benarlah 100 persen mengalami radang tenggorokan. Lalu saat kucing benar mengalami radang atau pembengkakan pada tenggorokan, sebisa mungkin kita akan mencari cara mengobatinya.

Mau itu pengobatan dengan obat-obatan kimiawi ataupun dengan pengobatan metode alami bakal kita coba lakukan.


Ciri-Ciri Radang Tenggorokan Pada Kucing

Laringitis atau tenggorokan meradang pada kucing akan mempengaruhi laring atau pita suara kucing. Umumnya penderita radang pada tenggorokan adalah kucing dengan usia di atas 10 tahunan. Namun tak jarang juga kucing usia muda di bawah 10 tahun terserang gangguan ini.

Untuk mengetahui apakah kucing tenggorokannya meradang bisa di ketahui dengan melihat beberapa ciri-ciri di bawah ini :


1. Napas Kucing Sangat Cepat

Ciri pertama kucing yang mengalami radang adalah napas kucing sangat cepat. Radang akan mengganggu saluran pernapasan yang menyebabkan kucing akan merasa sulit bernapas. Kucing akan secara alami mengambil napas cepat untuk memenuhi jumlah oksigen yang di butuhkan paru-paru untuk bekerja.

Saat kucing bernapas cepat, waspadalah sebab bisa jadi kucing tenggorokannya sedang meradang atau mengalami laringitis.


2. Tiap Kali Kucing Bernafas Ada Suara Berisik

Ciri kedua kucing yang mengalami radang tenggorokan adalah setiap kali kucing bernapas ada suara berisik. Suara ini tak seperti suara dengkuran saat sedang tidur, justru lebih mirip seperti angin yang mengikis sesuatu. Suara ini timbul akibat membengkaknya saluran tenggorokan yang mempengaruhi saluran pernapasan yang berdekatan.

Bagian membengkak tadi akan sedikit menutup saluran pernafasan yang membuat aliran pernapasan kurang lancar sehingga menyebabkan suara timbul di saat kucing sedang bernapas. Bila kucing kamu mengeluarkan berisik setiap kali ia bernapas dan bukan di saat tertidur. Maka segera periksakan kucing ke dokter hewan, karena bisa jadi kucing menderita radang tenggorokan.

 

3. Suara Hilang

Di saat suara kucing kamu menghilang, ada kemungkinan ini merupakan ciri kucing kamu lehernya sedang meradang. Ini di tandai dengan suara kucing yang sangat kecil, kucing membuka mulut untuk mengeong namun tak ada suara yang keluar serta kucing merasa kesulitan untuk bersuara. Penyebab hilangnya suara pada kucing di sebabkan radang yang mengganggu saluran pernapasan yang mengatur pita suara.

Akibatnya kucing menjadi kesulitan mengeluarkan suara atau tak bisa mengeluarkan suaranya untuk mengeong sama sekali. Saat kucing milik kita tiba-tiba kehilangan suaranya, tindakan terbaik adalah berkonsultasi ke dokter hewan untuk mengetahui apakah ia terkena laringitis atau tidak dan bertanya apakah upaya pertolongan terbaik yang cocok untuk hewan peliharaan milik kita.


4. Suara Serak

Suara serak merupakan ciri selanjutnya dari kucing yang leher bagian dalamnya meradang. Seperti yang di jelaskan di atas bahwa pembengkakan pada leher dapat mempengaruhi saluran pernapasan yang terhubung dengan pengatur suara. Ini juga berpengaruh pada jenis suara yang di timbulkan, contohnya suara kucing menjadi serak.

Suara serak terbentuk akibat adanya pembengkakan yang menghalangi sebagian saluran pita suara dan saluran pernapasan. Akibatnya suara yang di hasilkan menjadi kurang jernih dan tak stabil.

 

5. Batuk

Infeksi dan pembengkakan pada tenggorokan akan membuat bagian dalam terasa gatal dan perih. Saat kucing bernafas, udara akan bergerak melewati bagian yang meradang. Di saat udara melewati tenggorokan, akan terasa gatal dan tak jarang menyebabkan batuk. Infeksi serta pembengkakan juga akan membuat kucing kesulitan makan.


6. Demam

Seringkali ketika salah satu tubuh kucing sedang sakit, seluruh tubuhnya akan demam. Ini juga berlaku pada kucing penderita langritis. Kucing akan mengalami demam saat dirinya terkena radang tenggorokan.

Tetapi tak semua demam adalah ciri dari kucing yang menderita laringitis. Karena bisa saja kucing terkena demam karena ia hanya kehujanan, karena flu, karena cuaca yang dingin ataupun karena ia sedang hamil.

Untuk menentukan apakah kucing yang demam karna sakit tenggorokan, maka perlu minimal 4 ciri ataupun gejala lainnya yang ada pada kucing ketika kucing mengalami demam. Bila tidak ada minimal 4 ciri pada kucing. Maka bisa di pastikan demam yang terjadi pada kucing adalah demam biasa.

 

7. Tak Mau Makan

Ciri selanjutnya yakni kucing akan sulit makan atau tak mau makan sama sekali. Radang tenggorokan membuat kucing tak bernafsu makan dan kerjaannya hanya minum saja. Ini akibat radang di dalam tenggorokan membuat kucing merasakan rasa sakit dan perih saat menelan makanan. Karena merasakan sakit saat menelan makanan, kucing kehilangan keinginannya untuk makan.

Hal ini dapat di atasi dengan memberi kucing wet food untuk memudahkan ia makan dan agar makanan yang melewati tenggorokan yang bengkak tak terasa sakit ataupun perih sekali.

 

8. Selalu Minum Saja

Tak mau makan dan selalu minum saja adalah ciri kedelapan dari kucing yang sakit radang tenggorokan. Rasa sakit dan perih di saat menelan makanan membuat kucing kehilangan nafsu makannya. Kucing akan sering minum atau hanya minum air saja. Kucing sering minum demi menghilangkan rasa haus di tenggorokannya serta agar ia lebih bertenaga.

 

9. Nafas Bau

Banyak hal yang mungkin menjadi penyebab kucing memiliki nafas yang sangat bau. Salah satu sebabnya adalah laringitis. Ini di sebabkan adanya pembengkakan, infeksi ataupun luka pada tenggorokan kucing. Akibatnya mulut kucing menjadi lebih bau daripada sebelum ia sakit.


Setelah Mengetahui Ciri Radang Tenggorokan Apakah Yang Mesti Kita Lakukan ?

Bilamana kita sudah paham dan lebih mengenal ciri radang tenggorokan pada kucing maka langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah memastikan benarkah kucing adalah penderita radang tenggorokan. Bila tidak, mungkin saja kucing menderita penyakit lain. Cek ulang apakah kucing ternyata menderita penyakit lainnya.

Bila ternyata kucing benar menderita radang tenggorokan, maka saran terbaik untuk kamu adalah segeralah membawa kucing ke dokter hewan. Agar kondisi radang tidak semakin memburuk dan kucing bisa cepat sembuh dan kembali menjadi kucing periang nan aktif seperti biasanya.


Demikian artikel mengenai ciri ataupun gejala radang pada tenggorokan kucing. Bila kamu merasa artikel ini bermanfaat maka tiada salahnya membagikannya ke kerabatmu, pecinta kucing lainnya dan di akun sosmed kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url