close

6 Efek Buruk Kebanyakan Makan Daging Sapi

6 Efek Buruk Kebanyakan Makan Daging Sapi | Daging merupakan jenis makanan yang bisa di olah ke berbagai jenis masakan yang sangat lezat. Selain mengenyangkan, daging sapi juga ternyata memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Daging sapi merupakan jenis daging merah. Daging merah biasanya mengandung berbagai macam nutrisi seperti zat besi,omega 3, zinc, berbagai vitamin dan juga sumber protein.

Efek Buruk Makan Daging Sapi Terlalu Banyak

Tak hanya itu mengkonsumsi daging merah ternyata juga baik bagi kesehatan tubuh & jantung. Tetapi jika daging sapi terlalu banyak di makan ataupun di konsumsi secara berlebihan bisa mengakibatkan efek buruk bagi tubuh. Berdasarkan pernyataan World Health organization bahwa orang yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan jenis daging. 30% dari mereka beresiko terkena penyakit kanker.

Di sini Kenangan Anggora akan mengulas apa saja sih efek buruk makan daging sapi pada tubuh jikalau di konsumsi secara berlebihan.

 

Apa Sajakah Efek Buruk Kebanyakan Makan Daging Sapi ?

Berikut beberapa efek buruk makan daging sapi terlalu banyak :

Badan Lebih Gampang Gemuk

Dikutip dari hellosehat.com bahwa 90% orang dewasa di Amerika mengalami kenaikan berat badan yang signifikan akibat mengkonsumsi 250 gram daging sapi setiap harinya.

Saat sedang diet memang sangat di anjurkan untuk banyak mengkonsumsi daging karena daging merupakan sumber protein. Namun jikalau berlebihan dimakan saat diet bukannya tubuh semakin kurus tetapi yang ada berat tubuh akan semakin bertambah & tubuh akan menjadi semakin gemuk. Jadi sebisa mungkin aturlah porsi daging sebaik mungkin pada menu diet sehat kamu.

 

Mulut Menjadi Bau

Makan daging sapi secara berlebihan bisa membuat mulut menjadi bau. Hal ini di karenakan berlebihnya asupan protein pada tubuh sehingga tubuh akan membakar sejumlah lemak untuk di jadikan energi. Kondisi ini biasa di sebut ketosis.

Dampak dari banyaknya sumber energi yang di bakar mengakibatkan tubuh mengeluarkan senyawa kimia yang bernama keton. Akibatnya bau mulut menjadi sangat-sangat bau. Bau tersebut sangat sulit di hilangkan walaupun kita meyikat gigi ataupun berkumur dengan obat kumur. Bau mulut tersebut akan hilang dengan sendirinya jikalau kita jarang mengkonsumsi daging sapi.

 

Badan Menjadi Bau Akibat Keringat Berlebih

Saat seseorang memakan daging secara berlebih maka tubuh akan lebih aktif untuk membakar lemak tersebut. Proses pembakaran ini tentunya membutuhkan energi yang tidak sedikit untuk mencerna makanan & akan menaikkan suhu pada tubuh. Proses ini biasa di sebut dengan istilah thermogenesis.

Akibat dari naiknya suhu maka tubuh akan mengeluarkan banyak keringat sebagai upaya untuk menormalkan kembali suhu tubuh. Nah akibat dari keringat yang terlalu banyak keluar dari tubuh inilah yang menyebabkan tubuh seseorang menjadi bau.


Membuat Pencernaan Menjadi Terganggu

Daging adalah jenis makanan yang kurang serat. Mengkonsumsi daging terlalu banyak akan membuat usus menjadi terganggu. Apalagi jika mengkonsumsinya tidak di sertai makanan kaya serat seperti sayur-sayuran akan membuat usus semakin bermasalah. Jika hal ini di biarkan maka orang tersebut bisa terkena masalah yang terkait dengan pencernaan seperti sembelit, kram, dan lain sebagainya. Dan jika berlanjut maka di khawatirkan akan beresiko terkena kanker usus.

Oleh karena itu sebaiknya mengurangi konsumsi daging & perbanyak konsumsi makanan berserat untuk menghindari dampak negatif di atas.

 

Rentan Akan Penyakit Kanker

Berdasarkan penelitian universitas harvard bahwa orang yang setiap harinya memakan daging sapi lebih dari 3 kali sehari lebih beresiko terkena kanker usus di banding dengan mereka yang makan dengan porsi lebih sedikit. Hal ini di karenakan kurangnya serat pada daging & pengkonsumsian yang berlebihan yang menyebabkan masalah pada usus sehingga mereka lebih rentan terkena penyakit kanker usus.


Beresiko Akan Peningkatan Degenerasi Makula

Konsumsi daging sapi yang terlalu berlebih dapat menyebabkan peningkatan degenerasi makula. hal ini merupakan penmyebab kebutaan nomor 1 pada orang lanjut usia di Amerika. Lemak jenuh pada daging dipercaya memiliki dampak buruk bagi mata terutama senyawa nitrosamin yang dianggap mampu merusak mata.


Penutup

Daging sapi merupakan jenis makanan yang bisa di olah ke berbagai jenis olahan makanan & sangat lezat. Daging sapi termasuk jenis daging merah yang merupakan sumber protein & kaya akan zat besi serta berbagai nutrisi lainnya.

Daging sapi memang sangat baik di konsumsi untuk kesehatan tubuh namun jikalau berlebihan dalam mengkonsumsinya maka daging yang tadinya sehat untuk di konsumsi maka akan memberi efek buruk bagi kesehatan tubuh kita. Tentunya kita tidak menginginkan apabila kita terkena efek buruk atau penyakit hanya karena pola makan daging sapi yang berlebih & tidak sehat.

Untuk itu sebaiknya kita lebih memperhatikan pola makan & asupan gizi makanan kita agar tubuh menjadi sehat & kuat. 

Demikian artikel 6 Efek Buruk Kebanyakan Makan Daging Sapi. Semoga bermanfaat.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url