Kenapa Kucing Bertingkah Agresif ? Ini Jawabnya !

Kucing adalah hewan yang sering dijadikan hewan untuk di pelihara di rumah. Ini karena kucing merupakan hewan yang mudah untuk di jinakkan dan cukup bersahabat dengan kita manusia. Selain itu kucing bukanlah tipe hewan yang agresif.

 

Kenapa Kucing Bertingkah Agresif


Mereka adalah hewan imut yang menggemaskan yang seringkali cuek terhadap manusia. Oh iya, meskipun kucing bukanlah hewan yang agresif namun terkadang kucing juga bisa menjadi agresif terhadap manusia yang berada di dekatnya.

Sewaktu kucing mendadak berprilaku agresif, ini sering kali di tandai dengan kucing yang suka mengeong marah dan juga suka menyerang manusia dengan cara mencakar ataupun menggigitnya. Sewaktu kucing menjadi agresif tentunya kita akan bertanya-tanya apa sebabnya.

Sebenarnya apa sebab dari perilaku kucing yang mendadak ini? Penasaran? Yuk cari tahu apa sebabnya dengan membaca tulisan Anggora di bawah ini.

 

Kenapa Kucing Bertingkah Agresif

Seperti yang Anggora baru saja sebutkan di atas bahwa kucing adalah hewan yang cukup ramah. Meskipun begitu, kucing pun juga kadang kala bisa jadi sangat agresif. Berdasarkan pengalaman Anggora ada beberapa hal yang menjadi sebab utama dari perubahan kucing yang menjadi agresif.

Beberapa penyebab tersebut antara lain :

1. Kucing Bertingkah Agresif Karena Sedang Hamil

Perubahan sikap kucing menjadi agresif juga bisa terjadi karena pengaruh kehamilan kucing. Kucing yang hamil umumnya akan menjadi sangat teritorial sehingga kucing menjadi sangat sensitif dan juga sangat mudah marah terhadap para kucing yang saat ini berada di dekatnya.

Jadi sewaktu kucing kamu mendadak berprilaku agresif maka perhatikan apakah ia sedang hamil atau tidak. Jika kucing sedang hamil maka kamu bisa simpulkan bahwa sebab utamanya adalah efek samping akibat kehamilan kucing.

 

2. Kucing Bertingkah Agresif Karena Kucing Sedang Stress

Stress juga bisa menjadi salah satu pemicu sikap agresif pada kucing. Kucing yang stress biasanya akan lebih suka menyendiri, lebih sering menjilati atau menggigiti tubuhnya, menjadi pemarah dan bahkan terkadang kucing tak akan segan menyerang pemiliknya.

Kalau kamu merasa bahwa penyebab agresif pada kucing kamu adalah akibat dari stress maka sebaiknya segeralah atasi stress pada kucing kamu. Untuk mengatasi stress pada kucing kamu bisa meminta bantuan dokter hewan terdekat.

 

3.  Kucing Bertingkah Agresif Karena Kucing Sedang Ingin Bermain

Saat kucing kamu mencakar atau menggigiti kamu, jangan salah paham dulu atas tindakan kucing yang seperti ini. Kucing kamu mungkin melakukan hal ini karena si kucing ingin menarik perhatian kamu dan mengajak kamu bermain dengannya.

Beberapa kucing memiliki sikap yang berbeda saat mengajak orang yang berada di dekatnya untuk bermain. Ada yang mengajak bermain dengan cara menggigit dan menangkap anggota tubuh kita tanpa melukainya dan ada juga kucing yang tak bisa menahan diri.

Kucing yang tak bisa menahan diri biasanya akan menancapkan kuku dan giginya ke tubuh kita serta membuat kita merasa sakit saat mereka mengajak kita bermain. Kita yang tak tahu bahwa kucing sedang mengajak bermain akan salah paham lalu berpikir bahwa kucing bertingkah agresif.

 

4. Kucing Menjadi Agresif Karena Kebutuhannya Tak Terpenuhi

Kebutuhan yang tak terpenuhi juga dapat menimbulkan perilaku agresif pada kucing peliharaan kesayangan yang kita pelihara. Contohnya adalah ketika kucing yang sedang dalam keadaan birahi tak di kawinkan dengan kucing lainnya.

Ini akan membuat kucing menjadi pemarah dan tak ingin di sentuh sama sekali oleh manusia serta saat kucing merasa terganggu maka kucing tak akan ragu menyerang orang yang sedang berinteraksi dengannya.

 

5. Kucing Agresif Karena Kucing Baru Saja Habis Berkelahi

Kalau kucing kamu baru saja berkelahi dengan kucing yang lain sebaiknya kamu jangan menyentuh kucing peliharaan kamu dulu. Karena kalau kamu memegang kucing saat kucing berkelahi atau saat kucing baru saja berkelahi maka ini bisa membuat kucing menyerang kamu.

Kucing menyerang kamu bukan karena ia membenci kamu, ini karena si kucing salah paham dan mengira kamu adalah ancaman. Tunggulah beberapa saat sampai kucing kamu tenang barulah kamu boleh memeganginya dan mengelus-elus tubuhnya.

 

6. Agresifnya Kucing Karena Perilaku Pemiliknya

Jangan sepenuhnya menyalahkan kucing atas sikap agresifnya terhadap kamu karena bisa jadi ini adalah salah kamu sebagai pemiliknya. Kamu terlalu menjahili kucing sehingga membuat kucing merasa tak nyaman dan menjadi marah terhadap kamu.

Akibatnya kucing yang merasa terganggu akan mencakar ataupun menggigiti tangan dan kaki yang mengusilinya sebagai peringatan bahwa kucing tak suka atas tindakan ini serta meminta untuk segera menghentikannya.

 

7. Sikap Agresif Kucing Karena Penyakit

Penyakit juga bisa menjadi salah satu sebab kucing menjadi agresif. Contohnya adalah ketika kucing punya penyakit tertentu di bagian tubuhnya lalu kita tanpa sengaja menyentuh bagian ini sehingga membuat kucing kesakitan maka kucing bisa menyerang kita.

Kita yang salah paham mungkin berpikir bahwa kucing menjadi nakal dan marah padanya. Untuk mengatasi hal ini, kamu wajib mengobati kucing kamu. Setelah kucing sembuh maka kucing tak akan lagi agresif dan menyerang kamu di saat kamu tengah memeganga atau mengelus bagian tertentu tubuhnya.


Apakah Sikap Agresif Pada Kucing Bisa Di Atasi ?

Tentu saja bisa. Sikap agresif pada kucing bisa dengan mudah kita atasi bila mana kita tahu apa penyebabnya. Setelah kita tahu penyebabnya maka tinggal menyingkirkannya saja. Pada saat penyebabnya di singkirkan maka kamu dapat melihat perubahan pada sikap kucing kamu.

Kucing yang tadinya sering bersikap agresif maka secara perlahan-lahan sikapnya akan kembali normal lalu kucing akan kembali bersikap seperti biasanya.

 

Itu lah dia beberapa penyebab mengapa kucing  mendadak jadi agresif. Semoga artikel ini bermanfaat bermanfaat bagi kamu yang sudah membacanya.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url