Apakah Kucing Bisa Makan Keju ? Ternyata Ini Jawabannya !

Kucing adalah hewan yang banyak di jadikan hewan peliharaan di Indonesia. Ini karena kucing cukup populer di kalangan masyarakat kita. Ketika kita memiliki kucing tentunya sebagai pemilik kita akan berusaha memanjakan kucing kesayangan kita.

 

Apakah Kucing Bisa Makan Keju

 

Seperti kita akan memberikan cemilan yang bervariasi untuk mereka di sela-sela waktu antara jam makan utama kucing. Salah satu cemilan yang mungkin sering menjadi pertimbangan pemilik kucing untuk di berikan ke kucing adalah keju.

Sebelum memberikan keju sebagai cemilan kucing maka penting bagi kita untuk mengetahui kucing boleh makan keju atau tidak. Kita penting mengetahuinya agar nantinya setelah memberikan kucing makan keju, kucing tak akan mengalami masalah kesehatan.

Lalu apa kucing boleh makan keju ? Untuk mengetahui jawabannya maka sobat Anggora wajib membaca tulisan  berikut ini

 

Apakah Kucing Bisa Makan Keju ?

Kucing boleh makan keju ga ? Jawabannya adalah boleh namun ada beberapa hal yang mesti kamu perhatikan saat memberi kucing keju. Beberapa hal penting tersebut antara lain :

1. Keju Hanya Boleh Diberikan Sesekali

Keju boleh kamu berikan untuk kucing kamu sebagai cemilan namun kamu hanya boleh memberikan jenis makanan ini sesekali saja. Selain hanya boleh di berikan sesekali saja, keju juga hanya boleh di berikan dalam porsi yang sedikit


2. Keju Mengandung Lemak

Perlu kamu tahu bahwa keju mengandung lemak yang cenderung tinggi. Karena itulah tidak di sarankan memberi kucing keju secara berlebihan. Memberi kucing keju secara berlebih dapat membuat kucing beresiko mengalami penumpukan lemak.

Yang mana hal ini dapat memicu masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung dan juga diabetes. Untuk menghindari kucing mengalami maslaah ini, sebaiknya kucing di beri keju dalam porsi yang sedikit dan tak menambahkannya dalam makanan diet kucing.


3. Keju Memiliki Laktosa

Keju juga mengandung gula alami yang mana serupa dengan kandungan laktosa yang terdapat dalam susu. Kebanyakan kucing memiliki ketidak toleransian terhadap zat ini. Ini membuat kucing yang mencerna laktosa akan mengalami masalah pada pencernaannya.

Contohnya adalah kucing kucing akan mengalami masalah pencernaan seperti diare setelah mengkonsumsi keju. Oleh karena itu sebelum memberikan keju, sebaiknya pilih keju yang rendah laktosa atau lebih baik jangan memberikan kucing keju sama sekali.

 

4. Jenis Keju

Tak semua keju memiliki jenis komposisi yang sama. Contohnya dalam hal kandungan laktosa ataupun kandungan lemak. Beberapa jenis keju  mungkin memiliki kandungan laktosa dan lemak yang lebih sedikit sementara yang lainnya mungkin justru sebaliknya.

Kalau kamu memutuskan untuk memberi cemilan keju ke kucing, pilih keju yang kandungan laktosa ataupun lemaknya rendah. Jangan memberikan kucing jenis keju yang memiliki kandungan laktosa dan lemak yang cukup tinggi.

 

5. Perhatikan Reaksi Kucing

Tiap-tiap kucing ketika memakan makanan pastinya memiliki reaksi yang berbeda termasuk ketika kucing memakan keju. Sebagian kucing mungkin tak akan tertarik untuk memakan keju karena tak menyukai tekstur keju ataupun aroma yang di keluarkan oleh keju.

Penting bagi kamu untuk memperhatikan reaksi kucing ketika di beri keju. Bila saat kucing di beri keju, kucing memiliki reaksi penolakan atau reaksi lainnya seperti kucing muntah, mulut berbuih dan sejenisnya maka sebaiknya hentikan pemberian keju ke kucing kesayangan.


Apakah Kucing Boleh Makan Keju Cheddar, Keju Prochiz Dan Keju Mozarella?

Cobalah perhatikan dahulu kandungan laktosa ataupun lemak pada keju ini, jika rendah maka makanan ini mungkin aman di berikan untuk kucing. Setahu Anggora keju cheddar dan mozarella memiliki kandungan laktosa yang rendah dan kandung lemak rata-rata.

Ini membuat jenis keju ini aman untuk di konsumsi kucing dalam porsi yang kecil. Namun meskipun makanan ini aman di makan kucing, sebaiknya sesaat setelah memberikan kucing makan keju sebaiknya tetap awasi kucing.

Jika terjadi reaksi penolakan seperti kucing muntah, mulut berbuih dan sejenisnya maka sebaiknya hentikan pemberian keju untuk kucing.

 

Kesimpulan

Dari tulisan Anggora di atas dapat kamu simpulkan bahwa kucing boleh memakan keju dalam porsi kecil sebagai makanan cemilan sesekali. Dengan memakan keju, kucing dapat menyerap nutrisi tambahan seperti kalsium, protein dan lemak.

Oh iya sebelum memberi kucing keju, perlu kamu ingat bahwa tak semua kucing bisa memakan keju. Beberapa kucing mungkin tak bisa memakannya karena ia tak suka ataupun karena ia memiliki intoleransi terhadap keju.

Oleh karena itulah saat kamu memberi keju ke kucing, perhatikan reaksi kucing. Jika kucing menunjukkan reaksi penolakan maka hentikan pemberian keju ke kucing. Selain itu kamu perlu ingat bahwa keju cuma bisa di jadikan makanan cemilan sesekali saja.

Keju juga tak boleh di masukkan dalam bagian diet sehat kucing. Makanan diet sehat kucing mestilah makanan sehat, bernutrisi dan baik bagi kucing. Jika kamu punya keraguan terhadap pemberian keju ke kucing maka kamu dapat terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter hewan mengenai perihal ini dan untuk menghilangkan keraguan kamu.

Mungkin itu saja pembahasan mengenai bolehkah kucing makan keju. Semoga artikel ini bermanfaat bagi sobat Anggora yang membacanya. 

 

Referensi Tulisan

Can Cats Eat Cheese?" PetMD, www.petmd.com/cat/nutrition/can-cats-eat-cheese

Can Cats Eat Cheese? Is Cheese Safe for Cats?" Hill's Pet Nutrition, www.hillspet.com/cat-care/nutrition-feeding/can-cats-eat-cheese

Cavanaugh, Amy. "Can Cats Eat Cheese?" The Spruce Pets, www.thesprucepets.com/can-cats-eat-cheese-4776702.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url