close

10 Penyebab Kucing Kurus Padahal Makan Banyak

Kebanyakan dari kita para cat lovers pastinya ingin sekali agar kucingnya gemuk dan sehat. Lalu yang terjadi malah sebaliknya, kucing malah semakin kurus padahal makanan yang kita beri sudah sangat banyak bahkan melebihi porsi makan kucing pada umumnya.

 

Penyebab Kucing Kurus Padahal Makan Banyak
Foto Kucing Berbadan Kurus Padahal Makan Banyak

 

Selain jumlah porsi yag banyak, kucing pun kita beri jatah makan 3 kali sehari tetapi tetap saja kucing kesayangan kita bukannya malah gendut tubuhnya tetap kurus. Bukan cuma itu saja, tubuh kucing setiap harinya semakin lama semakin tambah kurus.

Sebenarnya mengapa sih hal ini terjadi dan apa saja yang mungkin menjadi penyebab utama mengapa kucing kita tetap kurus padahal sudah makan banyak ?

Bagi Good Readers yang penasaran apa penyebab kucing menjadi seperti ini bisa menyimak penjelasan Anggora di bawah ini untuk mengetahuinya.


10 Penyebab Kucing Kurus Padahal Makan Banyak

Padahal kucing sudah banyak makan tapi kucing masih saja kurus. Melihat hal ini kita sebagai pemilik pastinya sedikit kesal. Bagaimana tidak, soalnya semua usaha yang selama ini kita lakukan ternyata sia-sia dan tak membuahkan hasil.

Kucing kurus namun makan banyak sebenarnya bisa di sebabkan oleh banyak hal. Ini bisa terjadi akibat kucing itu sendiri, makanan dan bisa juga di sebabkan oleh penyakit. Berikut ini beberapa penyebab utama mengapa kucing tetap kurus padahal makannya banyak :

1. Faktor Genetik

Penyebab pertama yakni adalah faktor genetik. Manusia yang memiliki metabolisme yang cepat umumnya akan memiliki tubuh yang kurus meskipun dia punya nafsu makan yang besar dan makan dalam porsi yang banyak.

Orang dengan metabolisme seperti ini akan sangat sulit untuk menjadi gemuk. Nah hal serupa pun berlaku bagi kucing. Sebagian kucing memiliki metabolisme yang cepat. Kucing yang memiliki metabolisme yang cepat akan sangat sulit menjadi gemuk.

Agar si kucing kesayangan bisa gemuk maka kamu harus mengeluarkan dana tambahan untuk membeli produk tertentu yang bisa menggemukkan kucing, seperti makananan yang dikhususkan untuk menggemukkan kucing, vitamin dan penambah nafsu makan khusus kucing.

Dengan menggunakan berbagai produk ini besar kemungkinan kucing akan menjadi gemuk dalam waktu yang tak lama. Oh iya di saat kucing menjadi gemuk pastikan kucing masih tetap berada dalam ukuran berat badannya yang ideal ya.

Menjaga kucing dalam berat badan idealnya bukan hanya agar ia terlihat lucu, imut dan gendut tetapi juga untuk memastikan agar si kucing tetap dalam kondisi sehat.

 

Info Tambahan : Ada 5 Ras kucing yang mudah sekali gemuk karena faktor genetiknya ( memiliki metabolisme yang lambat ). Mereka adalah kucing Sphinx, kucing Persia, kucing British Shorthair, kucing American Shorthair dan yang terakhir kucing Ragamuffin.

Faktor genetik tak hanya akan mempengaruhi berat badan tubuh kucing juga bisa menyebabkan mata kucing tertutup selaput putih. Baca penyebab lain mata kucing tertutup selaput putih dengan mengklik di sini.

 

2. Kucing Menderita Penyakit Diabetes

Kucing ternyata dapat terkena diabetes seperti layaknya manusia. Diabetes adalah penyakit yang di sebabkan tingginya kadar gula dalam darah. Ini terjadi akibat bermasalah atau rendahnya insulin yang di produksi oleh tubuh kucing.

Umumnya kucing yang menderita diabetes sangat sering meminta makanan juga menjadi sangat sering minum. Pada saat yang sama kucing pun juga lebih sering buang air besar di bandingkan sebelumnya.

Meskipun kucing sering meminta makanan untuk di makan, karena ia menderita diabetes tetap saja si kucing tak akan bertambah gemuk. Kucing jarang sekali menderita diabetes pada usia mudanya tetapi lebih sering terkena diabetes di usianya yang sudah cukup tua.

Resiko kucing terkena diabetes semakin lama akan semakin tinggi sejalan dengan meningkatnya usia kucing peliharaan. Jika kucing terkena diabetes sebaiknya segera mungkin bawa kucing berobat ke dokter hewan.


3. Kucing Kamu Mengalami Cacingan

Kalau kucing kamu perutnya buncit, nafsu makannya tinggi, sering makan tapi malah makin kurus maka bisa jadi kucing kamu sedang mengalami cacingan. Cacingan merupakan salah satu penyakit yang sering di alami oleh kucing peliharan.

Cacingan umumnya terjadi akibat kucing makan-makanan yang masih mentah seperti ikan mentah, ayam mentah dan sejenisnya. Penyakit ini pun bisa juga di sebabkan kuku kucing yang kotor dan kutu-kutu kucing.

Cacingan tak hanya bisa di derita oleh kucing dewasa tetapi juga bisa di derita oleh anak kucing yang masih menyusu. Anak kucing tertular cacingan sewaktu anak kucing meminum susu induknya. Ciri yang khas pada anak kucing cacingan adalah perutnya yang buncit lalu ketika di tekan terasa keras.

Mengapa kucing yang cacingan tak bisa gemuk ? Ini karena cacing yang ada dalam saluran pencernaan kucing memakan habis makanan yang ada dalam perut kucing. Akibatnya kucing tak mendapatkan makanan sekaligus nutrisi yang di butuhkan oleh tubuhnya.

Sementara cacing mendapatkan banyak makanan yang membuat ia semakin besar dan berkembang biak dalam jumlah yang banyak dalam perut. Banyaknya cacing dalam perut kucing membuat perut kucing semakin besar ( buncit ) sementara tubuh si kucing semakin kurus.

Jika terus di biarkan, lama kelamaan kucing akan menderita mencret, pup berdarah, kucing pup cacing, kucing muntah cacing, kucing sulit buang air dan yang terparah adalah kucing mengalami kematian.

Cara mengobati kucing cacingan bisa kamu lihat di sini.

 

4. Kucing Kamu Sangat Aktif

Kucing yang suka bermalas-malasan serta lebih senang tidur biasanya akan lebih mudah gemuk di bandingkan kucing yang sangat aktif. Biasanya kucing sangat aktif bergerak di kala usianya masih sangat muda.

Karena pada usia ini kucing lebih senang bermain dan berkeliaran ke sana kemari. Kucing juga sangat jarang tidur, menjadi aktif di malam hari bahkan di saat kita para manusia dan para kucing dewasa sedang tertidur pulas.

Di dalama tubuh kucing yang terlalu aktif, sebagian sumber nutrisi makanan yang seharusnya di padatkan menjadi sumber energi cadangan ( lemak ) malah terpakai untuk menyokong kebutuhan energi harian kucing sehingga kucing jadi sulit menjadi gendut.

Meskipun begitu kamu tak perlu khawatir bahwa kucing kamu yang aktif bertubuh kurus selama ia adalah kucing yang aktif dan selama bobot tubuhnya tetap bertambah meskipun sedikit demi sedikit. Kamu hanya harus khawatir di saat kucing menjadi kurus setiap harinya.


5. Hipertiroidisme

Penyebab ke tujuh yakni Hipertroidisme. Kucing kamu kemungkinan mengalami masalah hipertroidisme yang membuat tubuh kucing tetap saja kurus walaupun kucing sudah makan dalam jumlah banyak.

Hipertiroidisme adalah masalah gangguan yang di sebabkan pengeluaran hormon tiroid yang berlebihan. Hormon tiroid merupakan salah satu hormon yang bertugas menjaga metabolisme tubuh kucing.

Jika hormon ini berlebihan maka akan mempengaruhi sistem metabolisme tubuh kucing sehingga membuat metabolisme kucing menjadi terlalu cepat. Ini membuat nutrisi yang harusnya di ubah menjadi lemak malah terpakai sebagai sumber energi.

Kucing yang mengalami Hipertroidisme umumnya akan sangat mudah lapar, makan banyak dan memili berat badan yang tetap ( tidak bertambah gemuk ), kucing juga akan sering mengeong-ngeong dan menjadi sangat aktif.

Lalu bagaimana dengan kucing jantan yang sering mengeong keras apakah juga berhubungan dengan sebab hipertiroidisme ? Cari tahu penyebabnya di sini.


6. Kucing Sudah Sangat Tua 

Umur kucing sangat berbeda dengan umur manusia. Ketika umur kucing sudah menginjak usia 10 tahunan maka kucing bisa di bilang sudah cukup tua dalam ukuran umur kucing. Umur ini mungkin sebanding dengan manusia berusia 50 tahunan.

Nah ketika usia sudah tua maka otomatis seluruh fungsi bagian tubuh akan menurun, termasuk fungsi organ pencernaan kucing. Turunnya fungsi pencernanan kucing membuat si kucing tak lagi bisa mencerna makanan dengan sangat baik.

Ini berakibat seluruh nutrisi dalam makanan tak dapat di serap dengan baik oleh tubuh sehingga hanya sebagian nutrisi saja yang mampu di serap.  Akibatnya kucing akan tetap kurus meskipun ia sering kali meminta makan pada pemiliknya.

Selain karena fungsi organ pencernaan yang menurun, kurusnya kucing bisa di sebabkan kucing malas makan. Kucing tua malas makan di karenakan ia kesulitan mengunyah makanan sebab banyak giginya yang telah tanggal.

 

7. Makanan Kucing Kurang Bagus

Penyebab ke tujuh yakni makanan kucing yag kamu berikan pada kucing kamu kurang bagus. Ini karena nutrisi dalam makanan kucing kurang sehingga meskipun kucing di berikan makanan dengan porsi 2 kali lipat dari yang biasanya tetap saja kucing tak bisa gemuk.

Hal ini bisa di atasi dengan mengganti makanan kucing dengan makanan kucing yang lebih bernutrisi tetapi hal ini tentu saja akan membuat kamu mengeluarkan dana lebih. Jika kamu tak punya cukup dana maka kamu bisa kok meracik sendiri makanan kucing di rumah.

Jika kamu tak tahu makanan kucing apa yang cocok untuk kucing peliharaan di rumah, kamu bisa mengkonsultasikan hal ini dengan dokter hewan. Dokter hewan bisa membantu memilihkan makanan yang baik untuk kesehatan kucing kamu sekaligus bisa membantu membuat kucing gemuk.

Lihat cara membuat makanan kucing homemade sendiri di rumah di sini.

 

8. Kucing Lain Memakan Makanan Kucing Kamu

Penyebab yang ke delapan yakni kucing lain memakan jatah makan kucing kamu. Kucing lain yang merasa tak kenyang biasanya akan memakan makanan kucing lainnya yang berada di dekatnya dan beberapa kucing biasanya akan membiarkan kucing lainnya memakan jatah makannya.

Inilah yang menyebabkan mengapa meskipun kamu sudah memberikan jatah makan kucing kamu lebih banyak dari biasanya tetapi tetap saja kucing peliharaan tak bisa gemuk. Untuk menghindari hal ini satu-satunya cara yang bisa kamu lakukan adalah mengawasi kucing-kucing kamu di saat mereka sedang makan.

Bila kamu banyak urusan atau sibuk bekerja sehingga tak bisa mengawasi kucing ketika makan, kamu dapat meminta bantuan anggota keluarga untuk memberi makan kucing sekaligus mengawasi kucing ketika kucing sedang makan.

Alternatif lainnya adalah kamu bisa menggunakan tempat makan khusus kucing yang otomatis bisa mengisi sendiri ketika makanan kucing kosong. Dengan cara ini kamu tak perlu repot-repot memberi makan kucing pada waktu-waktu tertentu serta tak perlu mengawasi kucing makan.


9. Radang Usus

Nah penyebab yang selanjutnya adalah radang usus. Jika kucing kamu makannya banyak tetapi tetap saja kurus dan tak ada pertanda bahwa si kucing kesayangan terserang cacing maka mungkin penyebabnya adalah radang usus.

Kucing yang memiliki radang usus biasanya memiliki penyerapan makanan yang kurang baik bila dibandingkan dengan kucing yang sehat. Ketika penyerapan berjalan kurang maka nutrisi yang akan di dapatkan oleh tubuh kucing juga berkurang.

Hal ini tentu saja akan membuat tak adanya nutrisi yang tersimpan menjadi cadangan makanan ( lemak pada tubuh ). Hampir keseluruhan nutrisi yang di serap oleh usus akan di proses menjadi sumber energi bagi tubuh. Inilah mengapa kucing yang memiliki radang usus susah gemuk.

Di samping itu, penyakit ini juga menyebabkan mulut kucing berbusa, kotoran berdarah, kucing sering mual dan sejenisnya. Penyakit ini tak dapat di obati secara mandiri di rumah, satu-satunya cara mengobatinya adalah meminta bantuan dokter hewan. 

Selain radang usus, kucing juga bisa mengalami radang tenggorokan. Ketahui ciri-ciri kucing yang mengalami radang tenggorokan di sini.


10. Feline Acromegaly

Penyebab yang terakhir yakni Feline Acromegaly. Feline Acromegaly merupakan istilah yang mungkin sangat asing bagi kita sebab penyakit yang satu ini jarang sekali terjadi pada kucing. Feline Acromegaly merupakan sindrom yang sangat mirip dengan penyakit diabetes.

Namun Feline Acromegaly terjadi karena hilangnya kemampuan kucing dalam mengatur kadar gula darah. Ini terjadi akibat pertumbuhan IGF-1 yang berlebihan dan bukan karena di akibatkan oleh tiadanya insulin dalam tubuh kucing.

Kucing yang mengalami sindrom ini juga memiliki nafsu makan yang tinggi dan sering minum sama seperti penderita diabetes. Feline Acromegaly pada kucing dapat menjadi pemicu diabetes yang kebal terhadap insulin.

Sampai saat ini belum di temukan obat untuk mengatasi penyakit kucing yang satu ini namun kamu tak perlu khawatir sebab penyakit ini jarang sekali alias langka terjadi pada kucing.


Jadi Bagaimanakah Cara Agar Kucing Saya Bisa Gemuk ?

Setelah membaca penjelasan di atas kini kamu sudah tau apa saja sih yang membuat kucing kita masih saja kurus padahal sudah makan banyak. Selain kurus karena di sebabkan oleh masalah penyakit, kamu masih ada harapan untuk menggemukkan kucing kamu.

Berikut beberapa cara agar kucing kamu tetap sehat dan bisa menjadi gemuk :

1. Beri Kucing Makan Sampai Ia Kenyang

Berilah makan kucing kamu sampai ia benar-benar kenyang dan tidak mau makan lagi. Bagaimana kita bisa tahu kalau kucing sudah kenyang ? Kucing yang sudah merasa kenyang biasanya akan meninggalkan makanannya meskipun masih banyak makanan yang tersisa.

Dengan catatan bahwa kucing yang sedang makan tidak di ganggu kucing lainnya. Soalnya beberapa kucing seringkali meninggalkan makanannya ketika kucing lain menggangu ia makan. Bahkan jikalau kucing masih merasa lapar, ia tetap akan pergi jikalau ada kucing lain yang mengganggunya makan.

Jika kamu menggunakan cara ini pastikan makanan yang kamu beri adalah makanan khusus kucing ( dry food atau wet food ) karena ada beberapa kasus di mana kucing memakan makanan selain makanan kucing, kucing tersebut mengalami masalah susah buang air besar ( sembelit ).

Oh iya pastikan juga untuk mengembalikan porsi makanan kucing ke porsi normal ketika kucing sudah gemuk, juga pastikan agar berat tubuhnya yang gemuk adalah ideal untuk menjaga kucing agar tetap sehat.

Kucing kamu gak mau makan whiskas ? Kamu bisa lihat apa alasan kucing menolak makan whiskas di sini.


2. Gunakan Produk Khusus Penggemuk Kucing

Cara yang kedua yakni menggunakan produk khusus yang di formulasikan untuk membantu menambah berat badan kucing. Produk-produk tersebut dapat berupa vitamin, makanan kucing seperti Black Pitzz Natural Fattener dan sejenisnya.

Sebelum memberikan produk ini ke kucing, pastikan kamu membaca terlebih dahulu cara penggunaannya agar bisa menggunakan produk dengan benar serta aman. Kamu juga bisa mengkonsultasikan hal ini ke dokter hewan. 


3. Beri Makanan Kucing Sesuai Umur Kucing

Berilah makanan kucing yang sesuai dengan umur kucing. Misalnya anak kucing lebih aktif ketimbang kucing dewasa karenanya anak kucing membutuhkan kalori yang lebih tinggi di bandingkan kucing dewasa.

Maka anak kucing mesti di beri makanan kucing khusus kitten karena makanan kucing ini mengandung lebih banyak kalori di bandingkan makanan kucing biasanya.  Sementara kucing tua kurang bisa menyerap nutrisi makanan dengan baik.

Sehingga kucing tua perlu di berikan makanan kucing yang mudah di makan sekaligus di cerna oleh mereka. Biasanya makanan khusus kucing berusia lanjut sangat mudah di makan oleh kucing yang sudah tua serta mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan mereka.

Dengan mudahnya makanan terserap tubuh maka ini juga nantinya akan bermanfaat membantu menggemukkan tubuh kucing.

Baca juga cara mengatasi kucing tidak mau makan dry food dengan mengklik di sini

 

4. Campurkan Makanan Anak Kucing Ke Dalam Makanan Kucing

Makanan anak kucing terkenal dengan kandungan kalorinya yang tinggi di banding makanan kucing dewasa. Cobalah mencampur sedikit makanan anak kucing ke dalam makanan utama kucing peliharaan kamu.

Ketika kucing memakan makanan anak kucing maka otomatis kandungan kalori yang masuk dalam tubuh kucing akan tinggi. Tingginya kalori dalam tubuh akan membuat bobot kucing juga akan naik dan kucing akan menjadi semakin gemuk.

Tetapi sebelum menggunakan cara ini sebaiknya kamu berkonsultasi dahulu dengan dokter hewan. Dan jangan gunakan cara ini pada kucing yang memiliki riwayat penyakit ginjal.


Mungkin itu saja pembahasan mengenai beberapa penyebab kucing kurus padahal makan banyak. Semoga dengan adanya tulisan ini dapat membantu kamu memahami penyebab utama kucing kamu tetap kurus serta bagaimana cara mengatasinya.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke kerabat, teman, pecinta kucing lainnya dan bagikan juga ke akun sosial media kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url