close

10 Ciri Ciri Kucing Persia Sakit Yang Wajib Kamu Ketahui

Sama dengan hewan peliharaan lainnya, kucing Persia pun bisa mengalami sakit. Namun mengetahui apakah kucing sakit atau tidak, tidaklah semudah yang kita bayangkan sebab kucing sangat pandai dalam menyembunyikan penyakit serta rasa sakitnya.

 

Ciri Ciri Kucing Persia Sakit
Foto Kucing Persia Yang Sedang Sakit

 

Apalagi bagi kamu yang baru saja memelihara kucing dan kebetulan kucingnya sakit maka akan sangat sulit bagi kamu untuk sadar bahwa kucing sedang sakit atau tidak jikalau kamu sendiri tidak tahu sama sekali bagaimana ciri-ciri dari kucing yang sedang sakit.

Karena itulah penting bagi kita untuk tahu bagaimana ciri-ciri dari kucing Persia kita yang sedang sakit. Di tulisan kali ini Anggora akan membahas beberapa ciri-ciri yang biasanya ada pada kucing Persia yang sedang sakit.

Simak baik-baik penjelasan Anggora di bawah ini hingga Akhir ya Good Readers agar kamu benar-benar paham akan hal ini.

 

Ciri Ciri Kucing Persia Sakit

Kebanyakan kucing umumnya akan menunjukkan ciri-ciri tertentu ketika mereka sakit. Hal ini juga berlaku pada kucing Persia yang sedang sakit. Dari melihat tanda inilah kita dapat mengetahui apakah sobat bulu kesayangan kita sedang sakit.

Beberapa ciri ataupun pertanda kucing Persia sakit adalah sebagai berikut :

1. Perubahan Perilaku Kucing

Sewaktu kucing Persia sakit seringkali terjadi perubahan pada perilaku kucing. Mulai dari kucing yang tadinya aktif menjadi pemalas, kucing yang tadinya senang bermain kini lebih sering tidur, kucing yang rakus makan kini menjadi tak mau makan dan perubahan lainnya.

Kucing yang mengalami perubahan perilaku seperti ini bisa di pastikan kucing sedang sakit. Tetapi hal ini tak berlaku pada kucing yang sedang hamil sebab kucing hamil pun bisa memiliki beberapa ciri di atas pada masa awal kehamilan atau di saat usia kehamilan kucing cukup tua.

Perubahan perilaku tak cuma terjadi pada kucing yang sakit juga terjadi pada kucing yang mengalami depresi. Baca selengkapnya mengenai penyebab kucing depresi dengan mengklik di sini

 

2. Mata Kucing Terlihat Kosong, Sayu Atau Tertutup Selaput Tertia

Ciri yang kedua adalah mata kucing Persia yang sedang sakit terlihat kosong, sayu atau tertutup selaput tertia. Bagi kamu yang tak tahu apa itu selaput tertia, selaput tertia adalah selaput putih yang berada di sisi mata dekat dengan hidung yang fungsinya melindungi mata dari abu, benda asing dll.

Mata kucing yang terlihat kosong ini biasanya akibat dari kucing yang merasakan rasa tak nyaman juga menahan rasa sakit yang di timbulkan oleh penyakit tertentu.

 

3. Mata Kucing Terlihat Kosong

Kucing Persia yang sakit biasanya akan memiliki tatapan mata yang terlihat kosong. Jika kamu melihat kucing kamu seperti sedang melamun dan tatapan matanya terlihat kosong seolah tak punya semangat hidup maka kemungkinan kucing Persia kamu sedang sakit.

Bukan cuma kosong saja, kucing Persia yang sakit terkadang matanya tampak sayu atau mata mengantuk dan terkadang juga tertutup sebagian oleh selaput tertia ( selaput putih ).

Penjelasan lengkap mengenai mata kucing tertutup selaput tertia bisa kamu lihat di sini.


4. Kucing Persia Kehilangan Nafsu Makannya

Ciri selanjutnya dari kucing Persia yang sakit adalah kucing hilang nafsu makan. Hilangnya nafsu makan kucing Persia di sebabkan rasa sakit serta rasa tak nyaman yang di rasakan oleh kucing. Kebanyakan penyakit umumnya seringkali menyebabkan kucing Persia hilang nafsu makan.

Salah satu contohnya yakni radang gusi, penyakit iui akan membuat kucing malas makan dan hanya mau minum saja. Meskipun kebanyakan penyakit membuat kucing hilang nafsu makan tetapi ada beberapa yang membuat nafsu makan kucing malah meningkat.

Penyakit seperti cacingan adalah contoh dari penyakit yang membuat nafsu makan kucing meningkat. Kucing yang menderita cacingan biasanya akan menjadi sangat rakus, berperut buncit tapi badan semakin kurus, mencret dan lebih sering tidur.


5. Kucing Persia Menjadi Lebih Sering Minum

Ketika kucing Persia sakit, kucing tak akan mau makan sama sekali dan lebih sering minum. Kucing melakukan ini bukan karena ia haus tetapi agar tubuhnya tetap bertenaga serta untuk mengisi perutnya agar tak kosong.

Bila kucing tak segera di obati maka di khawatirkan lama kelamaan kucing akan semakin kurus, sulit jalan bahkan kucing bisa mati.

Baca juga cara mengatasi kucing malas makan dan sering minum di sini.


6. Adanya Tanda Penyakit Fisik Yang Tampak

Kucing Persia yang sakit tentunya akan memiliki tanda penyakit fisik yang tampak. Tanda penyakit fisik ini akan berada di area tertentu sesuai jenis penyakit. Contohnya kucing yang terkena penyakit kulit seperti scabies biasanya akan memiliki tanda fisik penyakit berupa kulit berkerak di sertai jamur.

Kucing yang mengalami keracunan ringan biasanya akan menunjukkan ciri pertanda fisik seperti mulut kucing berbusa,  kucing jalan sempoyongan. Sementara kucing yang keracunan parah biasanya akan terbaring lemas bahkan kejang kejang.

Dan masih banyak lagi penyakit lain yang memiliki ciri atau pertanda fisik tertentu. Jika kamu berpengalaman serta jeli melihat kondisi tubuh kucing maka kamu akan dengan mudah menemukannya dan bisa dengan cepat menyimpulkan penyakit apa yang di derita oleh sobat bulu kita. 


7. Kucing Persia Senang Menyendiri

Meskipun terkadang kucing Persia memang senang menyendiri namun jikalau kebanyakan waktunya di habiskan dengan menyendiri bahkan tak mau makan saat waktunya makan maka ini merupakan ciri dari kucing Persia yang sedang sakit.

Kucing yang senang menghabiskan waktunya menyendiri biasanya karena ia merasa tak nyaman dengan kehadiran manusia di sekelilingnya dan tak mau membuat pemiliknya tau bahwa ia sedang sakit. 

Tak hanya menyendiri kucing pun suka lari sendirian. Lihat apa saja alasan kucing suka lari sendirian di sini.


8. Kucing Sering Tidur Di Tempat Basah Maupun Hangat

Ciri ke delapan dari kucing Persia yang sakit adalah kucing akan lebih senang tidur di tempat basah ataupun tempat-tempat yang di rasa hangat olehnya. Tempat seperti toilet, kamar mandi, tanah basah, di atas perangkat elektronik yang panas akan menjadi tempat favorit kucing di saat sakit.

Pada saat kucing tidak mau makan sama sekali, lebih sering tidur serta senang tidur di tempat-tempat yang Anggora sebutkan di atas maka bisa di pastikan kucing Persia milik kamu sedang dalam kondisi tidak sehat.


9. Tubuh Kucing Tampak Semakin Kurus

Sama dengan manusia, kucing yang sedang sakit pun lama kelamaan tubuhnya akan mengalami penyusutan dan menjadi kurus. Ini terjadi karena kucing tak mau makan sehingga tubuh tak mendapatkan kebutuhan nutrisi sehingga tubuh kucing akan mengambil nutrisi dari lemak tubuhnya.

Kucing kamu sehat, rakus tapi tubuhnya tetap kurus dan hanya perutnya saja yang buncit ? Ketahui apa penyebabnya di sini.


10. Tubuh Kucing Tampak Tak Terawat

Ciri yang terakhir dari kucing Persia sakit adalah tubuh kucing terlihat semakin tak terawat, Ini karena kucing yang tadinya senang menjilati tubuhnya untuk membersihkan dirinya kini lebih memilih untuk tidur karena merasa tubuhnya sakit.

Kucing yang tadinya tampak cantik serta memiliki bulu indah dan juga bersih jika tak segera di obati maka lambat laun tubuh kucing akan tampak jelek, kotor bau juga menjijikkan. Jadi, jika kucing kamu lama kelamaan terlihat tak terawat bisa di pastikan kucing sakit.

 

Jika Kucing Sakit Apa Yang Mesti Kita Lakukan ?

Tentunya yang mesti kita lakukan adalah mengobati kucing. Pengobatan untuk kucing bisa kita lakukan secara mandiri di rumah atau meminta bantuan oleh orang yang lebih ahli dan berpengalaman seperti dokter hewan.

Untuk pengobatan secara mandiri di rumah bisa di lakukan untuk mengobati penyakit-penyakit ringan yang di alami kucing, seperti mencret, diare, flu dan sejenisnya. Sementara untuk penyakit yang tergolong parah, pengobatan sebaiknya di lakukan oleh dokter hewan.

Baca juga alasan mengapa kucing berjalan sempoyongan dengan mengklik di sini.

Baca juga cara merawat kucing Persia yang sedang sakit di sini.


Itulah pembahasan mengenai ciri ciri kucing Persia yang sakit beserta tindakan apa yang mesti kita lakukan di saat kucing Persia sedang sakit. Dengan adanya artikel ini semoga dapat membantu kamu mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Serta menambah wawasan kamu dan bisa bermanfaat buat kamu. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke kerabat, teman, pecinta kucing lainnya dan bagikan juga ke akun sosial media kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url