10 Cara Mengawinkan Kucing Persia Yang Baru Kenal

10 Cara Mengawinkan Kucing Persia Yang Baru Kenal  | Pemilik kucing ras umumnya ingin memiliki keturunan kucing ras dengan keturunan ras yang bagus pula. Karenanya sering kali pemilik kucing ras mengadopsi kucing ras lainnya yang memiliki jenis ras bagus untuk dinikahkan dengan kucing peliharaannya.

 

Cara Mengawinkan Kucing Persia Yang Baru Kenal
Ilustrasi Mengawinkan Kucing Persia Yang Baru Kenal

 

Selain mengadopsi kucing, perjodohan kucing antar pemilik kucing ras banyak juga di lakukan dalam komunitas pecinta kucing. Baik itu komunitas yang secara rutin mengadakan pertemuan di dunia nyata maupun komunitas cat lovers yang di bentuk dalam sosial media.

Dalam situs sosial media para pemilik akan memposting gambar kucingnya, jenis kelamin dan jenis ras kucing dan sistem pembagian keturunan anak kucing. Pembagian anak kucing bertujuan agar masing-masing pemilik tak terbebani dengan pembagian anak kucing yang tak adil.

Juga pembagian antar gender anak kucing bisa di lakukan secara adil. Setelah panjang lebar membahas mengenai perkawinan kucing ras. Kamu mungkin ingin segera tahu bagaimana sih cara untuk mengawinkan kucing persia.

Baik itu kucing yang baru kenal atau baru bertemu, menikahkan kucing yang belum pernah kawin, mengawinkan kucing yang galak, penakut, suka berkelahi. Baik itu kucing persia, anggora, mainecoon, siam, bengal dan berbagai kucing jenis ras lainnya.


Cara Mengawinkan Kucing Persia Yang Baru Kenal, Galak, Penakut, Belum Pernah Kawin

Sebenarnya menikahkan atau meng-kawinkan kucing persia adalah hal yang mudah bila kita tahu caranya. Mau itu kucing persia, anggora, kampung, bengal, ragdol, mainecoon atau ras apapun sangat mudah di kawinkan bila tau ilmunya. 

Bagi kamu yang awam dan ingin sekali mengawinkan kucingmu namun gak tahu caranya, kamu bisa mengikuti cara mengawinkan kucing versi anggora berikut ini :


1. Kenali Dulu Apakah Kucing Benar Birahi

Sebelum mengawinkan kucing yang baru kenal, penakut, galak dan belum pernah kawin, langkah pertama adalah memeriksa apakah si kucing benar benar-benar birahi ( nafsuan ke lawan jenis ). Untuk ciri-ciri kucing jantan  dan betina yang sedang birahi bisa kamu lihat di bawah ini :

Ciri Kucing Jantan Birahi

  • Kucing jantan sering melakukan spraying ( menyemprot sejenis urine atau seperti menyemprotkan kencingnya sembarangan )

  • Kucing sering kali mengeong

  • Mengeong dengan keras

  • Bunyi intonasi meongan sangat berbeda dengan meongannya yang biasa

  • Sering kejar-kejaran dengan kucing betina

  • Sering menggigit tengkuk leher kucing betina ( biasanya ini di lakukan untuk berhubungan intim )

  • Gak nafsu makan atau malas makan

  • Hobi keluyuran keluar rumah

  • Semakin hobi berkelahi

  • Jarang pulang kerumah seperti bang toyib, hehe

  • Sering mengendus pantat betina incarannya


Ciri Kucing Betina Birahi

  • Lebih manja ke manusia di banding biasanya

  • Mudah marah

  • Mengeong keras

  • Bunyi intonasi meongan kucing sangat berbeda dengan meongannya yang biasa

  • Sering menyodorkan pantatnya ke kucing jantan

  • Senang berguling-guling di depan jantan untuk menarik perhatiannya

  • Sering kencing sembarangan


Setelah yakin bahwa si kucing benar-benar birahi atau dalam masa kawin, selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memeriksa kesehatan kucing.


2. Cek Kesehatan Kucing Yang Hendak Di Kawinkan

Langkah kedua yang kita butuhkan adalah meng-check atau memeriksa kondisi kesehatan kucing sebelum di nikahkan.

Ini kita lakukan untuk menghindari penularan penyakit dari satu kucing dan kucing lainnya ketika ada satu di antara kedua kucing yang sakit. Tentunya kita tak ingin kalau kucing gagal kawin akibat terinfeksi virus berbahaya seperti panleukopenia, calici dan virus berbahaya sejenisnya.

Untuk mengobati virus calici dan panleukopenia secara alami kamu bisa lihat caranya dengan mengklik di sini dan di sini.

Setelah pemeriksaan selesai di laksanakan, berikanlah kucing cemilan untuk menghilangkan stress dan membuatnya tenang serta senang.


3. Buat Jadwal Perkawinan

Sesudah tahu bahwa kucing dalam kondisi sehat dan dalam kondisi siap kawin, selanjutnya adalah mengatur jadwal kapan kucing akan di temukan dan di kawinkan. Pastikan bahwa kedua kucing yang akan kawin dalam siklus birahi. 

Jikalau hanya salah satu kucing yang sedang birahi maka proses mengawinkan kucing bisa gagal. Malahan kucing yang belum kenal atau belum pernah kawin bisa berkelahi satu sama lain, akibatnya kucing penakut akan di tindas oleh kucing yang galak atau pemberani.

 

4. Buat Kucing Beradaptasi

Kucing yang baru saja di pertemukan pastinya tidak akan bisa langsung dikawinkan. Keduanya butuh waktu untuk beradaptasi dan salin mengenal satu sama lain. Karenanya kita mesti bersabar dalam fase ini.

Tempatkan kucing dalam satu kandang yang memiliki sekat antara satu dengan yang lainnya. Atau bisa juga menempatkan kucing di dalam rumah dan di biarkan bebas berkeliaran. Biasanya dalam beberapa hari atau mingguan.

Kucing nantinya akan saling terbiasa dan lama kelamaan mulai memiliki ketertarikan antara satu sama lain.

 

5. Tempatkan di Satu Area

Seperti yang di jelaskan dalam langkah nomor 4, tempatkanlah kucing dalam area yang sama selama 5 jam kemudian pisahkan mereka kembali. Mungkin ada saat dimana sang betina akan marah dan menolak si jantan. Namun hal ini adalah wajar.

Biarkan saja asalkan kedua  kucing tak berkelahi. Lama kelamaaan kucing jantan akan terus mengejar kucing betina walaupun terus-terusan di tolak, mungkin karena sudah terlanjur cinta dan dorongan birahi yang tinggi.


6. Pisahkan Kucing Dari Area Yang Sama

Buatlah kucing saling rindu dengan memisahkan mereka setelah menyatukan mereka dalam waktu beberapa jam. Pertemukan dan pisahkan setiap harinya secara rutin. Lakukan terus menerus secara sabar sampai kucing saling rindu satu sama lain.

Segalak apapun kucing ataupun sepenakut apapun mereka, saat mereka saling rindu mereka akan berusaha mencari satu sama lain. Ini di tandai dengan kucing yang saling mengeong seolah sedang mencari satu sama lain.

Dan meongan kucing ini intonasinya memiliki nada yang berbeda di banding meongan kucing saat kucing mengeong biasa.

 

7. Lihat Kucing Apakah Sudah Mulai Saling Suka

Setelah melakukan langkah ke 6 di atas. Perhatikan apakah kucing jantan dan betina mulai menunjukkan rasa suka mereka kepada satu sama lain. Biasanya kucing yang mulai suka akan berperilaku seperti berikut ini :

  • Mengeong seolah saling memanggil satu sama lain

  • Mengeong seolah saling merayu satu sama lain

  • Tidak berkelahi saat berdekatan

  • Tak ingin di pisahkan satu sama lain ( biasanya kucing lain akan mengejar kucing yang akan di pisahkan darinya )

 

8. Proses Perkawinan

Kucing yang mulai saling suka pada akhirnya akan masuk ke dalam proses pernikahan. Biasanya kucing yang siap kawin akan menunjukkan sikap seperti :

  • Kucing jantan sering mengendus pantat kucing betina

  • Kucing betina akan menaikkan pantatnya ketika jantan mengendusnya atau menyentuh tubuhnya


Bila kedua kucing sedang melakukan perkawinan, biarkan mereka melakukannya sebanyak yang mereka inginkan. Biasanya sih kucing akan melakukan maksimal 5 kali perkawinan dalam sehari. 

 

9. Tanda Kucing Berhasil Kawin

Kucing yang berhasil kawin biasanya di tandai dengan betina mengeong keras dan kerap berguling kepanasan. Jika kamu menemukan pertanda ini pada kucing betinamu maka perkawinan telah berjalan mulus.

Kemudian yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah memantau perkembangan kucing selama beberapa minggu. Bila ukuran perut kucing betina lama kelamaan semakin membesar, itu berarti kucing sedang hamil.

Kalau kamu ingin memandikan kucing tapi gak tahu caranya. Caranya dapat kamu lihat dengan mengklik di sini.

 

10. Ciri Ciri Kucing Gagal Kawin

Saat kucing gagal kawin ataupun tak bisa kawin sama sekali biasanya kucing akan menunjukkan beberapa ciri-ciri tertentu. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Kucing stress

  • Nafsu makan hilang

  • Sulit tidur

  • Terlihat gelisah


Mungkin itu saja pembahasan mengenai bagaimana cara mengawinkan kucing persia yang baru kenal atau belum pernah kawin sama sekali. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke kerabat, pecinta kucing lainnya ataupun ke akun sosial media kamu.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url